Pemkab Majalengka, telah menginstruksikan seluruh Puskesmas tetap membuka pelayanan. Terutama untuk mengantisipasi adanya petugas KPPS yang tumbang akibat kelelahan usai proses penghitungan suara Pemilu 2024 di tingkat TPS.

Puskesmas Diminta Antisipasi Petugas KPPS Tumbang

Menurut Pj Bupati Majalengka, Dedi Supandi, bahwa penyiagaan puskesmas itu pun untuk memastikan pelayanan kesehatan diberikan dan dalam waktu singkat.

Sehingga, diharapkan dapat mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan. Seperti, untuk mencegah petugas KPPS yang tumbang hingga meninggal dunia seperti pada Pemilu 2019.

"Kami juga meminta seluruh petugas puskesmas untuk bertindak cepat apabila menangani KPPS maupun petugas keamanan yang tumbang akibat kelelahan dalam bertugas," ujar Dedi Supandi.

Selain itu, ia juga meminta kepada para camat se-Kabupaten Majalengka agar bersiaga untuk mengawasi kelancaran proses pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 di wilayahnya masing-masing.

"Para camat juga harus selalu responsif dalam menghadapi cuaca ekstrem dalam Pemilu 2024, terutama dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara di tingkat TPS," ucapnya. (*)