Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News
WEB UTAMA

Gempa Mag 5.0 Pangandaran Terasa Hingga Tasikmalaya

Gempa berkekuatan Mag 5,0 18 km, barat daya Pangandaran, Selasa malam (22/9/2024), dirasakan warga Tasikmalaya.

Gempa Mag 5.0 Pangandaran Terasa Hingga Tasikmalaya

Sebagjan warga Perum CGM, Bungursari, Tasikmalaya, yang meraskan getaran gempa sempat panik dan berhamburan keluar rumah.

“Iya walau sebentar tapi getarannya kencang. Kaget juga sampai bawa anam keluar rumah,” kata Sely salah seorang warga Perum CGM blok D.

Tidak hanya warga CGM, Hendra warga Tamansari juga merasakan getaran gempa yang terjadi di Pangandaran. Meski getaran yang dirasakan sebentar, namun gempa sempat membuat keluarganya panik.

“Ya sempet panik, tadi istri saya yah, tapi alhamdulillah tidak terjadi apa- apa,” ucapnya.

Sementara pasca gempa, situasi warga Pangandaran tetap tenang. Warga beraktifitas seperti biasa.

“Aman tidak ada yang panik, hanya kaget saja,” kata Deni (35) warga Pangandaran.

berita awal disebutkan pada hari Selasa, 22 Oktober 2024 pukul 19.43.53 WIB wilayah Pangadaran, Jawa Barat diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,7. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,84° LS ; 108,31° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 25 Km barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada kedalaman 69 km.

Jenis dan Mekanisme Gempabumi:

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia (  _intra-slab_  ). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki memiliki mekanisme pergerakan geser naik (_oblique thrust_).

Dampak Gempabumi:

Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Pangandaran dengan skala intensitas III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Garut dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Cilacap dan Kab. Bandung dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Pelabuhan Ratu dan Kota Sukabumi dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Gempabumi Susulan:

Hingga pukul 20.15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( _aftershock_ ).

Rekomendasi:

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Sumber: DR. Daryono, S.Si, M.Si

(Direktur Gempabumi dan Tsunami, BMKG)



WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads