Profil Jordi Cruyff, Penasihat Teknis Timnas Indonesia
PSSI resmi mengumumkan Jordi Cruyff sebagai Technical Advisor Timnas Indonesia atau Penasihat Teknis Timnas Indonesia. Berikut profil Jordi Cruyff.
Penunjukan eks pemain Timnas Belanda ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di Menara Danereksa, Jakarta, Selasa (25/2/2025). “Saya mengumumkan Technical Advisor untuk Timnas Indonesia, saudara Jordy Cruyff, ia terakhir menjabat sebagai Direktur Olahraga di Barcelona,” kata Erick Thohir.
“Saya sudah sampaikan ke Patrick Kluivert untuk berdiskusi dengan Jordy Cruyff. Sepertinya sudah ada pertemuan beberapa hari yang lalu,” ucapnya.
Johan Jordi Cruyff adalah pria kelahiran 9 Februari 1974 di Amsterdam, Belanda. Dia adalah anak dari pesepak bola legenda asal Belanda, Johan Cruyff.
Selama muda, Jordi Cruyff pernah bermain di beberapa tim elite dunia. Ia tercatat sebagai mantan pemain profesional di FC Barcelona pada 1994-1996 dan Manchester United pada 1996-1999.
Jordi pernah merasakan dua gelar bergengsi selama menjadi pemain. Dia meraih Piala Super Spanyol dengan Barcelona pada 1994 dan Premier League Inggris bersama MU pada musim 1996-1997.
Jordi Cruyff pernah pula membela beberapa klub ternama lainnya seperti Celta Vigo, Deportivo Alaves, dan Espanyol. Dikutip dari Transfermarkt, Jordi Cruyff memutuskan untuk pensiun sebagai pemain sepakbola pada 2010, dengan klub terakhirnya bersama Valletta FC.
Setelah pensiun sebagai pemain, Jordi Cruyff berkarier sebagai Direktur Olahraga. Ia pernah menjadi Direktur Olahraga di AEK Larnaca, Maccabi Tel Aviv, dan Barcelona.
Namun, tak hanya menjadi Direktur Olahraga, Jordi Cruyff juga pernah menjadi pelatih. Beberapa klub yang ditanganinya adalah Maccabi Tel Avic, Chongqing Dangdai, Timnas Ekuador, dan Shenzhen FC.
Sejauh ini, posisinya sebagai Direktur Olahraga Barcelona pada 2022-2023 menjadi jabatan paling prestisius yang diembannya. Jordi kemudian berpisah dengan Barcelona pada Juni 2023 dan kini merapat ke PSSI.
Menarik menanti gebrakan Jordi Cruyff bersama PSSI dan Timnas Indonesia. Pengalaman dan pengetahuannya tentang sepak bola diharapkan mampu mengantarkan Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.(*)
