Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

Presiden Prabowo Dijadwalkan Lepas Kontingen SEA Games 2025 Pekan Depan

Jakarta : Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan keberangkatan kontingen Indonesia ke SEA Games 2025 masih menunggu kepastian waktu pelepasan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. 
Presiden Prabowo Dijadwalkan Lepas Kontingen SEA Games 2025 Pekan Depan
Presiden Prabowo Dijadwalkan Lepas Kontingen SEA Games 2025 Pekan Depan

Erick menyebut jadwal sementara berada pada pekan depan dalam rentang tanggal 3 sampai 5 Desember.

“Untuk SEA Games kami sudah minta waktu ke Pak Presiden, mungkin tanggal 3, 4, 5 (Desember) lah kira-kira. Masih kami tunggu kepastiannya,” ujar Erick ketika ditemui wartawan di Gedung Kemenprin, Jakarta, Selasa, 25 November 2025.

Beberapa cabang akan berangkat lebih dulu. Tim sepak bola putra, misalnya, dijadwalkan terbang pada 28 November, disusul sejumlah cabang lain yang juga harus tiba lebih awal di Thailand.

Erick sebelumnya memaparkan proyeksi capaian medali Indonesia. Berdasarkan evaluasi internal, Indonesia menargetkan 80 sampai 85 emas untuk mengamankan posisi tiga klasemen akhir SEA Games. Ia menyebut angka itu merupakan hasil pemetaan performa terbaru setiap cabang olahraga.

“Dari total evaluasi itu, 80 bisa sampai 85. Kalau di bawah 70 itu langsung ranking empat,” kata Erick beberapa waktu lalu di Gedung Kemenpora, Jakarta.

Ia mengingatkan pada SEA Games Kamboja 2023 Indonesia meraih 87 emas, namun sekitar 41 nomor tidak lagi dipertandingkan tahun ini. Kondisi itu membuat pemetaan ulang menjadi penting.

Sejumlah cabang diproyeksikan menjadi andalan, seperti angkat besi dan panahan yang berpotensi empat emas, akuatik tiga emas, bulutangkis dua emas, serta judo, taekwondo, dan atletik yang juga memiliki peluang kuat. 

Dari sepak bola, evaluasi sementara menempatkan potensi perunggu untuk tim putri dan perak untuk tim putra.

Erick juga menjelaskan alasan Indonesia mengirim 996 atlet. Jumlah itu dipilih agar peluang mencapai posisi tiga tetap terjaga, mengingat negara pesaing mengirim kontingen besar, seperti Thailand yang mencapai hampir 1.800 atlet, Filipina sekitar 1.200 atlet, dan Malaysia 1.100 atlet.

“Kami sisir anggaran sampai Rp66 miliar karena kami ingin ranking tiga. Emasnya ada di angka 80-an,” ucap Erick.

Anggaran persiapan kontingen yang awalnya Rp10 miliar ditingkatkan menjadi Rp66 miliar agar Indonesia dapat tampil di 48 dari 51 cabang. 

Pemerintah berharap dengan komposisi dan persiapan ini, Indonesia bisa menjaga daya saing dan mencapai target yang telah ditetapkan.(*)

Hide Ads Show Ads