Kocak Saat KDM Rangkul "Duo Dadang", Begini Ceritanya
Bandung : Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali membuat 'heboh' dengan konten video yang diunggahnya. Kali ini orang nomor satu di Jawa Barat itu berhasil 'menyihir' dan menyatukan "Duo Dadang", politisi asal Kabupaten Bandung yaitu Dadang Naser, mantan Bupati Bandung dan Dadang Supriatna yang saat ini menjabat Bupati Bandung.
"Karena demi lingkungan, agar Bandung dan Jawa Barat tidak kena banjir, tidak kena longsor, dua politisi yang berseteru sekarang bersatu," ujar Gubernur sambil tertawa saat menumpangi mobil bersama Dadang Naser dan Dadang Supriatna menuju Pangalengan.
Tak pelak, Dadang Naser dan Dadang Supriatna yang duduk di kursi belakang ikut tertawa lebar. Sang mantan bupati maupun Dadang Supriatna yang kini memimpin Kabupaten Bandung tampak duduk berdampingan sambil tertawa.
"Yaitu Bapak Dadang Naser sebagai senior, dan Bapak Dadang Supriatna. Jadi sekarang Sabilulungan sudah Bedas," tandas Dedi Mulyadi sambil kembali tertawa lebar diikuti "Duo Dadang" tersebut.
Namun kemudian Dadang Naser yang kini menjadi anggota DPR RI dari Dapil II Jawa Barat memotong perkataan KDM sambil tersenyum dan mengacungkan jempol.
![]() |
| Momen kebersamaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Bupati Bandung, Dadang Supriatna dan anggota DPR RI, Dadang Naser (Foto:Ist) |
"Moal aya Bedas lamun euweuh Sabilulungan," kata Dadang Naser yang berarti adanya kesinambungan kepemimpinan di Kabupaten Bandung.
"Tah kitu, tong parasea jang," tambah Gubernur sambil ketiganya kembali tertawa lebar.
Momen langka ini, diinisiasi Gubernur yang sengaja mengajak Dadang Naser dan Dadang Supriatna untuk menumpangi mobil yang sama saat hendak menuju ke lokasi penanaman pohon teh dan kayu di Perkebunan Teh Malabar, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Selasa (16/12/2025).
Sebagai informasi, ketiganya merupakan mantan politisi Partai Golkar. Namun kemudian Dadang Supriatna pindah ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sementara Dedi Mulyadi pindah haluan ke Partai Gerindra.
Ketiganya kompak mengenakan iket khas sunda sambil bercengkrama akrab. Melihat aksi Gubernur 'mendamaikan' keduanya, publik berharap bahwa persatuan antara Dadang Naser dan Dadang Supriatna dapat membawa Kabupaten Bandung lebih maju dan sejahtera.(*)



