Sumedang Diterjang Longsor dan Pergerakan Tanah Akibat Cuaca Ekstrem
Sumedang: Pergerakan tanah dan longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, akibat intensitas hujan yang tinggi dalam sepekan terakhir. Kejadian tersebut dilaporkan berlangsung di Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, serta di perlintasan Jalan Cadaspangeran yang menghubungkan Bandung–Cirebon (26/12/25)..
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun, mengatakan bahwa longsor yang terjadi merupakan dampak langsung dari kondisi cuaca ekstrem.
“Dalam beberapa hari ini terjadi pergerakan tanah karena cuaca dan intensitas hujan yang cukup tinggi. Hari ini juga kami kondisikan,” ujar Teten , Jumat (26/12/2025) sore.
Sebelumnya, longsor disertai pohon tumbang menutup sebagian badan Jalan Raya Bandung–Cirebon di lintasan Cadaspangeran pada Kamis (25/12/2025). Material tanah dan batang pohon sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat dari kedua arah
Menindaklanjuti kejadian tersebut, jelas Teten, tim gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, BPBD, serta instansi terkait langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor. Teten menjelaskan, berkat respons cepat petugas, arus lalu lintas di kawasan Cadaspangeran kembali normal pada Jumat pagi.
“Material longsor sudah diantisipasi oleh petugas di lapangan, dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” katanya.
Sebagai upaya pencegahan jangka panjang, Polisi Kehutanan (Polhut) Perum Perhutani KPH Sumedang bersama unsur TNI dan Polri sebelumnya telah melaksanakan penanaman 500 bibit pohon di kawasan hutan sepanjang Jalan Cadaspangeran.
Administratur Perhutani KPH Sumedang, Avid Roliick, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Polhut, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas lingkungan di wilayah dengan tingkat kerawanan longsor yang tinggi.
“Penanaman pohon ini diharapkan dapat memperkuat struktur tanah dan meminimalkan risiko bencana serupa di masa mendatang,” ujarnya.(*)



