Akibat Banjir Subang Sebnyak 5 SD dan 6 SMP Terdampak
Subang : Akibat bencana banjir Pantura awal tahun 2026 ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, menginventarisir ada 6 SD dan 5 SMP yang terdampak banjir. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Herry Sopan, di Subang, Senin 26 Januari 2026.
![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Subang Herry Sopandi, saat meninjau langsung kondisi sekolah yang terendam banjir Pantura |
Dari hasil peninjauan kelapangan selama bencana banjir tersebut, 6 SD yang terdampak itu, yakni SD Mulyasari Pamanukan, SD Ciasem II, SD Rahayu SD Amggasari, SD Anggarandu dan SD Tritura. Sedangkan untuk ke 5 SMP, yaitu SMP Patokbeusi IV, SMP III Pabuaran, SMP II Sukasari, dan SMP I Tambakdahan serta SMP I Pamanukan.
"Di 6 SD dan 5 SMP yang terdamoak baniir Pantura Itu, rata-rata ketinggian air setinggi lutut orang dewasa, genangannya sampai masuk kelas, terutama di SMP Muara Ciasem. Sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar di 6 SD dan SMP tersebut," kata Herry Sopandi.
Upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meski banjir di sebagian Kecamatan masih menggenangi lokasi sekolah, maka dianjurkan belajar secara daring. Sedangkan yang banjirnya sudah mulai surut, seperti di Kecamatan Ciasem sudah mulai surut, maka kegiatan belajar mengajar pun sudah mulai dilakukan secara normal.
"Jadi meski tergenang banjir, kegiatan belajar mengajar di sejumlah SD dan SMP yang terdampak, tetap saja kegiatan belajar mengajar tidak diliburkan, tetapi pembelajarannya dilakukan secara daring," tegasnya.
Selain melakukan monitoring ke sejumlah sekolah yang terdampak banjir tersebut. Pihaknya juga menyalurkan bantuan paket sembako dan alat tulis sekolah, untuk membantu para siswa-siswi, yang rumahnya tergenang banjir.
"Sebagai wujud kepedulian dari Dinas Pendidikan, terhadap sejumlah siswa-siswi yang terdampak bajir, Kami juga tadi menyalurkan bantuan sembako dan alat tulis sekolah," pungkas Kadisdikbud Kabupaten Subang.(*)
