Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Jamaika dan Suriname Bidik Tiket Piala Dunia 2026 Lewat Jalur Play-off

Jakarta ; Jamaika dan Suriname berpeluang mengikuti jejak Trinidad dan Tobago, Meksiko, serta Kosta Rika sebagai wakil Concacaf yang lolos ke Piala Dunia melalui jalur play-off antarbenua.

Foto: Timnas Suriname (Dok. FIFA)

Dalam sejarah, tim-tim Concacaf telah tiga kali berhasil mengamankan tiket Piala Dunia lewat babak play-off. Kosta Rika menjadi tim terakhir yang melakukannya setelah menyingkirkan Selandia Baru untuk lolos ke Piala Dunia Qatar 2022.

Kini, Jamaika dan Suriname berharap menjadi tim terbaru dari kawasan tersebut yang mencatatkan prestasi serupa pada perebutan tiket Piala Dunia 2026.

Pertarungan play-off FIFA dijadwalkan berlangsung pada akhir Maret, dengan dua tiket tersisa yang akan diperebutkan dalam FIFA Play-off Tournament.

Apabila berhasil, Jamaika dan Suriname akan melengkapi delapan wakil Concacaf di Piala Dunia 2026, bergabung dengan tuan rumah Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, serta tim yang telah lebih dulu lolos, yakni Curacao, Haiti, dan Panama.

Jamaika harus lebih dulu menghadapi Kaledonia Baru sebelum berpotensi menjalani laga penentuan melawan Republik Demokratik Kongo. Sementara itu, Suriname akan bertemu Bolivia, dengan pemenangnya dijadwalkan menghadapi Irak.

Rekam jejak Concacaf di babak play-off menunjukkan peluang yang cukup terbuka. Dari enam kali keikutsertaan dalam play-off antarbenua, tiga di antaranya berakhir dengan kelolosan ke Piala Dunia.

Trinidad dan Tobago mencatat sejarah pada kualifikasi Piala Dunia 2006 setelah menyingkirkan Bahrain. 

Meksiko menyusul pada kualifikasi Piala Dunia 2014 dengan kemenangan telak atas Selandia Baru. Adapun Kosta Rika terakhir kali memastikan tiket Piala Dunia melalui play-off pada edisi 2022 usai menaklukkan Selandia Baru di Qatar.

Sebaliknya, Concacaf juga pernah gagal dalam beberapa kesempatan, seperti Kanada pada kualifikasi Piala Dunia 1994, Honduras pada 2018, serta Kosta Rika pada kualifikasi Piala Dunia 2010.

Dengan sejarah tersebut, Jamaika dan Suriname memiliki alasan untuk optimistis. Kesempatan di depan mata bukan hanya soal satu pertandingan, tetapi peluang untuk mengukir sejarah baru dan membawa kawasan Concacaf semakin kuat di panggung sepak bola dunia.(*)

Hide Ads Show Ads