Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Merapi Luncurkan Dua Awan Panas

Jateng : Aktivitas vulkanik meningkat, w arga diminta tetap waspada di zona bahaya.

Merapi Luncurkan Dua Awan Panas

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali menunjukkan peningkatan signifikan pada Jumat 2 januari 2026. Dalam kurun waktu kurang dari enam jam, gunung api paling aktif di Indonesia tersebut tercatat meluncurkan dua kali awan panas guguran (APG).

Berdasarkan data yang dihimpun dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), rentetan aktivitas ini dimulai pada pagi hari. Luncuran awan panas pertama teramati pada pukul 07.39 WIB, disusul oleh kejadian kedua pada pukul 10.39 WIB.

Kedua peristiwa tersebut tercatat memiliki karakteristik yang serupa, yakni mengarah ke sektor barat daya dengan estimasi jarak luncur mencapai 1.500 meter.

"Awan panas guguran memasuki hulu Sungai Krasak dengan jarak luncur sejauh 1,5 kilometer," tulis laporan resmi BPPTKG dalam keterangan tertulisnya.

Status Siaga dan Rekomendasi Keamanan

Hingga saat ini, otoritas berwenang masih menetapkan status Gunung Merapi pada Level III (Siaga). Status ini mencerminkan adanya potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat mengancam wilayah di sekitar lereng, terutama pada radius yang telah ditentukan.

Pihak BPPTKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya. Ancaman utama saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya, meliputi Sungai Boyong, Bedog, Krasak, dan Bebeng.

Meski terjadi peningkatan aktivitas, situasi di pemukiman warga dilaporkan masih kondusif. Namun, masyarakat diminta untuk tetap mematuhi rekomendasi jarak aman dan mewaspadai potensi gangguan abu vulkanik jika terjadi erupsi yang lebih besar.

Hingga berita ini diturunkan, pemantauan secara visual maupun instrumental terus dilakukan selama 24 jam untuk memitigasi risiko bencana bagi warga di lingkar Merapi.(*)

Hide Ads Show Ads