Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News
WEB UTAMA

SAR Kembali Perpanjang Pencarian Korban KM Putri Sakinah

Kupang: Tim SAR gabungan kembali memperpanjang masa pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Perpanjangan dilakukan untuk mencari empat wisatawan warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang dilaporkan masih hilang.

Tim SAR gabungan saat menemukan serpihan kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (27/12/2025) (Foto: Basarnas Maumere)

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan pencarian diperpanjang selama tiga hari ke depan. “Kita lanjutkan lagi proses pencarian korban, kami perpanjang lagi proses pencariannya selama tiga hari,” kata Fathur Rahman di Kupang, Minggu (4/1/2026).

Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban pada Minggu pagi tadi. Jasad korban itu merupakan pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras.

Penemuan tersebut menjadi indikasi masih adanya peluang untuk menemukan korban lainnya. “Dengan diketemukan satu korban pagi tadi, tanda-tanda diketemukan korban yang lain ada, makanya kita perpanjang lagi selama tiga hari,” ujarnya.

Empat korban yang masih dinyatakan hilang merupakan satu keluarga asal Spanyol. Kapal wisata KM Putri Sakinah diketahui tenggelam pekan lalu saat berlayar di perairan Labuan Bajo.

Hingga kini, proses pencarian telah berlangsung selama 10 hari dan sebelumnya telah diperpanjang pada 2–4 Januari 2026. Selama masa pencarian tersebut, Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia.

Korban pertama yang ditemukan adalah seorang anak berusia 12 tahun, yang merupakan anak dari pelatih Valencia FC tersebut. Sementara korban kedua ditemukan pada Minggu (4/1/2026), yakni sang pelatih.

Fathur Rahman menambahkan, apabila dalam tiga hari masa perpanjangan ini tidak ditemukan lagi korban lainnya, maka operasi pencarian akan ditutup. Meski demikian, pemantauan di lokasi kejadian tetap akan terus dilakukan.

Ia juga mengungkapkan kendala utama dalam proses pencarian adalah faktor cuaca yang sulit diprediksi. Meski demikian, Tim SAR gabungan tetap berupaya maksimal melaksanakan pencarian sesuai prosedur.

“Cuaca menjadi tantangan di lapangan. Namun proses pencarian tetap kita laksanakan,” katanya.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads