Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Senegal dan Maroko Dijatuhi Hukuman Jelang Tampil di Piala Dunia

Mesir: Jelang tampil di Piala Dunia 2026, Timnas Senegal dan Timnas Maroko dijatuhi sanksi oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Ini akibat dari keributan yang terjadi dalam pertandingan final Piala Afrika 2025 di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Senin, 19 Januari dini hari WIB.
Final Piala Afrika 2025 antara Maroko vs Senegal (Str/Xinhua)

CAF menegaskan, hukuman yang dijatuhi kepada Senegal dan Maroko tidak berdampak langsung pada agenda internasional, seperti Piala Dunia 2026.

Pelatih Senegal, Pape Thiaw dijatuhi larangan mendampingi tim dalam lima pertandingan di bawah naungan CAF. Dia juga diharuskan membayar denda sebesar Rp1,7 miliar.

Hukuman diberikan kepada Thiaw karena dinilai berperilaku tidak sportif saat final Piala Afrika 2025. Ada instruksi kepada anak asuhnya untuk meninggalkan lapangan karena tidak terima keputusan wasit memberi penalti kepada Maroko. Karena instruksi Thiaw itulah pertandingan sempat terhenti dan menimbulkan ketegangan sampai ke tribun penonton.

Dua pemain Senegal, Iliman Ndiaye dan Ismaila Sarr juga dijatuhi sanksi larangan bermain dalam dua pertandingan. Keduanya dinilai berperilaku tidak sportif terhadap wasit.

Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) tak luput dari hukuman. Mereka dikenai denda sebesar Rp10 miliar sebagai buntut dari berbagai pelanggaran prinsip fair play yang dilakukan pemain dan ofisial.

Penyerang Maroko, Ismael Saibari dijatuhi sanksi larangan bermain dalam tiga pertandingan oleh CAF. Dia tak sendiri, ada juga Achraf Hakimi yang diskors dua pertandingan.

Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) diwajibkan membayar denda sebesar Rp5 miliar akibat dari beberapa aksi di lapangan, seperti perilaku tidak baik anak gawang, intervensi pemain dan ofisial kepada wasit saat meninjau video assistant referee (VAR), serta penggunaan laser oleh suporter yang diarahkan kepada pemain Senegal.

Final Piala Afrika 2025 berlangsung dramatis setelah wasit memutuskan memberi penalti kepada Maroko di pengujung babak kedua. Tapi sayang, Brahim Diaz sebagai algojo gagal memaksimalkannya.

Karena skor tetap imbang 0-0, pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Di momen ini Senegal berhasil mengejutkan tuan rumah lewat gol Pape Gueye, sekaligus memastikan gelar juara Piala Afrika 2025.(*)

Hide Ads Show Ads