Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News
WEB UTAMA

Sentimen Pasar Positif, IHSG Ditutup di Zona Hijau

Jakarta : Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menguat dalam penutupan perdagangan hari ini, Senin, 26 Januari 2026. IHSG terpantau naik 0,27 persen atau 24 poin ke level 8.975.

Patung banteng Wulung di depan gedung BEI, simbol saat pasar sedang kuat

Namun sebanyak 428 saham harganya turun, 267 saham harganya naik dan 110 saham stagnan. Saham sektor bahan baku naik paling kuat (4,45 persen), saham.sektor energi turun paling dalam (-2,35 persen).

"Dari dalam negeri, pasar bereaksi positif seiring penilaian Dana Moneter Internasional terhadap kinerja ekonomi Indonesia yang dinilai solid," kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Senin (26/1/2026). Penilaian IMF tersebut didasarkan pada hasil asesmen terhadap perekonomian Indonesia.

"IMF mengungkapkan bahwa capaian ekonomi Indonesia tidak lepas dari kerangka kebijakan yang kuat dan stabilitas makroekonomi yang terjaga. Selain itu, didukung komitmen pemerintah dan otoritas dalam mendorong pertumbuhan inklusif dan pembangunan berkelanjutan," ujar Tim Pilarmas.

IMF memproyeksikan ekonomi Indonesia akan tumbuh solid sebesar 5 persen tahun 2025 dan meningkat menjadi 5,1 persen tahun 2026. Proyeksi ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian Indonesia ke depan.

Sepanjang hari ini Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan bergerak menguat. Saham–saham yang mendominasi penguatan di antaranya ANTM, AMMN, DSSA, MDKA, NCKL. 

Volume saham yang diperdagangkan hari ini sebanyak 57,52 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan 3,83 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp36,97 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp16.341 triliun

Sementara itu, Bursa Asia bergerak variatif hari ini seiring kondisi pasar global. Ketidakpastian makin tinggi akibat tensi geopolitik dan perdagangan. 

Dalam perkembangan terbaru, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ancaman baru dengan sasaran Kanada. Kanada diancam akan dikenai tarif sebesar 100 persen apabila mencapai kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads