Walikota Eri Lantik Puluhan Pejabat Pemkot Surabaya
Surabaya: Menyambut awal tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menguatkan struktur organisasi birokrasi dengan menggelar pelantikan, pengukuhan, dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, Administrator, pengawas dan Fungsional Penyetaraan di lingkungan Pemkot Surabaya. (3/1/25).
Langkah ini dilakukan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, sebagai bagian dari upaya menyegarkan birokrasi, meningkatkan kinerja aparatur, serta mempersiapkan pelaksanaan program dan layanan publik sepanjang tahun ini.
“Siang hari ini kami melakukan perubahan di jajaran Pemkot Surabaya. Ada beberapa tujuan, pertama penyamaan ritme kerja di kedinasan, kedua penguatan pelaksanaan program di OPD, dan ketiga penyegaran,” ujar Eri.
Pelantikan yang digelar di Graha Sawunggaling lantai 6 Gedung Pemkot Surabaya merupakan bagian dari rotasi dan pengisian jabatan struktural di Pemkot Surabaya. Puluhan pejabat dilantik untuk menduduki posisi baru sesuai kebutuhan organisasi dan arah kebijakan pemerintah daerah.
Rotasi ini dimaksudkan agar para aparatur sipil negara (ASN) memiliki pengalaman di berbagai posisi, sehingga kemampuan adaptasi dan kualitas kepemimpinan dapat terus ditingkatkan. Salah satunya adalah Syamsul Hariadi ditunjuk sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Sebelumnya, Syamsul menjabat sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya.
Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian penting dari manajemen birokrasi yang dinamis. Menurutnya, pejabat yang telah tiga sampai empat tahun menjabat di posisi yang sama perlu dipindahkan agar memiliki kesempatan menghadapi tantangan baru di OPD lain.
“Tidak boleh ada kepala dinas lebih dari tiga atau empat tahun. Maksimal dua tahun harus berpindah, supaya bisa merasakan bagaimana menjadi penanggung jawab di OPD yang berbeda,” Eri menegaskan.
Langkah ini diyakini dapat memacu semangat kerja dan inovasi di lingkungan Pemkot Surabaya.
Dengan struktur birokrasi yang diperkuat, Pemkot Surabaya menargetkan percepatan layanan publik, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pencapaian berbagai program prioritas di awal tahun 2026.(*)
