Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News
WEB UTAMA

Inilah Perbedaan Merayakan Imlek di Indonesia dan Tiongkok

Jakarta :  Perayaan Imlek atau Tahun Baru Tiongkok adalah sebuah perayaan yang sangat penting bagi orang Tionghoa. Perayaan tahun baru ini didasarkan oleh penanggalan lunar (bulan).

Momentum keluarga besar sedang merayakan Tahun Baru Imlek. (Foto: Freepik)

Imlek yang selalu dijadikan perayaan penuh makna, warna dan harapan baru ini tidak hanya semata-mata menjadi penanda pergantian tahun. Namun, juga menjadi momen untuk bersiap melangkah ke kehidupan yang lebih baik di tahun berikutnya.

Meski memiliki akar yang sama, dari penyebaran penduduk Tionghoa yang hampir ke seluruh belahan bumi. Termasuk Indonesia perayaan imlek antara dua negara ini ternyata memiliki ciri khasnya masing-masing. 

Baik itu dari sejarah, latar sosial, hingga budaya. Di tahun ini perayaan Imlek jatuh pada 17 Februari 2026 Tahun Kuda Api. 

Lantas bagaimana perbedaan perayaan Imlek di Indonesia dan China? Melansir berbagai sumber, berikut adalah penjelasannya. 

Perbedaan Perayaan Imlek di Indonesia dan China 
Perbedaan paling mencolok antara perayaan Imlek di Indonesia dengan Tiongkok adalah rentang waktu perayaannya. Jika di negara asalnya, Tiongkok, maka perayaan akan berlangsung selama 15 hari. 

Sedangkan di Indonesia sendiri perayaan Imlek berlangsung lebih singkat yaitu 1-2 hari. Berikut beberapa perbedaan lainnya:

Sejarah

Bagi masyarakat Tiongkok, perayaan Tahun Baru Imlek dilambangkan dengan ajang reuni keluarga. Bentuk rasa syukur, dan harapan keberuntungan untuk tahun berikutnya. 

Sedangkan di Indonesia istilah Imlek ini baru mulai dikenal luas sejak era kepemimpinan Presiden Gus Dur. Dan diakui sebagai hari libur nasional.

Tradisi

Perayaan Imlek di Indonesia didominasi dengan warna merah yang dianggap sebagai warna keberuntungan. Selain itu karakteristik yang unik juga menjadi pembeda yang mana Imlek di Indonesia sudah melalui akulturasi dengan budaya lokal.

Tentunya ini jauh berbeda jika dibandingkan perayaan di Tiongkok. Yang mana perayaan ini juga dikenal sebagai Chunjie atau Festival Musim Semi dan menjadi mudik massal terbesar. 

Kuliner Khas

Seperti yang sama-sama kita ketahui, jika sudah memasuki perayaan Imlek maka akan muncul hidangan seperti Lontong Cap Go Meh. Dan Kue Keranjang yang sangat ikonik di Indonesia. 

Jika di China makanan wajib untuk perayaan Imlek adalah pangsit atau Jiaozi di wilayah Utara. Sedangkan wilayah bagian Selatan didominasi dengan mie dan ikan.

Bisa dilihat makna Imlek bagi masyarakat Tiongkok menjadi simbol identitas dan jalinan ikatan keluarga yang kuat. Sedangkan di Indonesia, Imlek memiliki makna ganda menjadi perayaan budaya dan simbol toleransi dalam masyarakat multikultural.(*)

Hide Ads Show Ads