Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News
WEB UTAMA

Pasar Tunggu Data Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Ditutup Menguat

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya menguat dalam penutupan perdagangan hari ini. IHSG terpantau naik 0,30 persen atau 24 poin ke level 8.146.
Suasana Main Hall di Gedung Bursa Efek Indonesia yang berlokasi di pusat bisnis SCBD Jakarta

IHSG menguat setelah bergerak cukup fluktuatif hari ini. IHSG sempat berada di level terendah 8.050 dan level tertinggi 8.194.

“IHSG menguat setelah pertemuan BEI, OJK, dan MSCI yang sedikit memberi harapan reformasi pasar modal. Di sisi lain, para pelaku pasar menantikan rilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal IV 2025 pada Kamis, 5 Februari 2026,” kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Rabu, 4 Februari 2026. 

Pasar memperkirakan perekonomian Indonesia masih tumbuh, namun dengan laju yang lebih lambat. Salah satu faktor penyebabnya adalah bencana alam yang terjadi di Sumatera akhir tahun 2025.

“Di sisi lain, ada sinyal positif mengenai kebijakan pemerintah yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp12,83 triliun untuk paket stimulus. Tujuannya untuk menopang permintaan domestik melalui pemberian diskon tiket transportasi di bulan Februari-Maret 2026,” ujar Tim Pilarmas

Paket stimulus juga diberikan dalam bentuk penurunan tarif jalan tol dan percepatan penyaluran bantuan sosial. Dengan demikian, diharapkan komsumsi masyarakat meningkat dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi di tahun ini.

Sementara itu, sepanjang perdagangan hari ini, sebanyak 391 saham harganya naik dan 301 saham harganya turun. Saham sektor bahan baku naik paling kuat 3,32 persen, saham sektor baran sekunder turun paling dalam -4,02 persen.

Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 45,43 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,89 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp25,74 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp14.735 triliun.

Tim Pilarmas juga menyebutkan, bursa saham di kawasan Asia di dominasi penguatan dalam penutupan perdagangan hari ini. Penguatan ditopang hasil survei swasta yang menunjukkan tumbuhnya sektor jasa Tiongkok 

“Pertumbuhannya di bulan Januari 2026, pada laju tercepat dalam tiga bulan terakhir. Pertumbuhan itu, seiring mendekatnya perayaan Tahun Baru Imlek,” ucap Tim Pilarmas.

Pertemuan badan legislatif tertinggi Tiongkok hari ini, juga memberikan sentimen positif pada pasar. Pertemuan tersebut akan dilanjutkan dengan sidang tahunan penuh bulan Maret mendatang, untuk menentukan arah ekonomi Tiongkok ke depan.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads