Rosan Ungkap Harapan Investor terhadap Transparansi Kepemilikan Saham
Jakarta : Investor asing menilai positif upaya pasar modal Indonesia meningkatkan tranparansi kepemilikan saham. Namun mereka meminta, publikasi data kepemilikan saham diturunkan lagi dari 5 persen.
![]() |
| Kepala Badan Pengelola Investasi, Rosan P. Roeslani (tengah) dalam acara Dialog Pelaku Pasar Modal di gedung Bursa Efek Indonesia, Minggu 1 Februari 2026 |
“Dalam dua hari terakhir, saya berbicara dengan para investor luar (asing), mereka mengerti dan memberi sinyal positif. Tapi mereka memberi masukkan, agar tranparansi data kepemilikan saham di bawah 5 persen, angkanya diturunkan lagi,” kata Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani dalam acara Dialog Pelaku Pasar Modal di Gedung Bursa Efek Indonesia, Minggu 1 Februari 2026.
Menurut Rosan, di beberapa negara dirinya melihat pasar modalnya mempublikasikan data kepemilikan saham 1 persen atau 2 persen. “Dari faktor keterbukaannya data kepemilikan saham, investor luar minta kalau bisa diturunkan lagi levelnya,” ucap Rosan.
Dia juga menyatakan, sudah menyampaikan hal tersebut pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). “Dengan begitu, aksi penciptaan harga saham yang semu menjadi sangat sulit, karena data untuk investornya lebih terbuka,” ujar Rosan.
Menurutnya, menjaga kepercataan investor pasar modal menjadi penting, karena menjadi kunci masuknya investasi langsung ke Indonesia. Apalagi kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi cukup signifikan antara 28-29 persen.
“Karenanya yang menjadi perhatian kami sekarang, menjadikan pasar modal Indonesia lebih transparan, akuntabel dan berkualitas. Pembentukan harga di pasar modal murni dari demand dan supply yang ada,” kata Rosan lagi.
Lebih lanjut dia mengatakan, apa yang terjadi di pasar modal beberapa hari belakangan ini menjadi momentum untuk melakukan reformasi. “Saya meyakini ke depannya, investor dalam dan luar negeri akan memiliki penilaian positif terhadap pasar modal Indonesia,” ujarnya.(*)


