Arus Balik Bakauheni Capai 391 Ribu Orang, Baru 49 Persen Kembali ke Jawa
Lampung: Arus balik Lebaran 2026 dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, terus mengalami peningkatan. Namun, hingga 26 Maret 2026, jumlah pemudik yang telah kembali ke Pulau Jawa baru mencapai sekitar 49 persen.
Berdasarkan data dari Posko Terpadu Pelabuhan Bakauheni, total penumpang yang telah menyeberang sejak 22 Maret 2026 tercatat mencapai lebih dari 391 ribu orang. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring mendekati puncak arus balik.
Selain jumlah penumpang, intensitas pergerakan kapal juga menunjukkan peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 536 trip kapal telah beroperasi melayani penyeberangan dari Bakauheni menuju Merak selama periode tersebut.
Rincian data penumpang menunjukkan bahwa lebih dari 41 ribu orang merupakan pejalan kaki. Sementara itu, penumpang yang berada di dalam kendaraan tercatat mencapai lebih dari 352 ribu orang.
Adapun jumlah kendaraan yang telah menyeberang terdiri dari sekitar 49 ribu unit sepeda motor, 50.981 unit kendaraan roda empat, lebih dari 1.700 unit bus, serta sekitar 1.536 unit truk.
Meski terjadi peningkatan signifikan, persentase pemudik yang telah kembali ke Pulau Jawa masih berada di angka 49 persen. Artinya, lebih dari 51 persen pemudik diperkirakan masih akan melakukan perjalanan arus balik dalam beberapa hari ke depan.
Salah satu pemudik, Adel, mengaku memilih kembali lebih awal untuk menghindari kepadatan.
“Saya sengaja balik lebih awal supaya tidak terjebak puncak arus balik,” ujar Adel.
Senada dengan itu, pemudik lainnya, Feri, juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap lonjakan penumpang pada hari-hari mendatang.
“Kalau menunggu terlalu lama, biasanya pelabuhan akan semakin padat,” kata Feri.
Pihak terkait memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026, seiring dengan dimulainya kembali aktivitas sekolah pada 30 Maret 2026.
Dengan masih tingginya jumlah pemudik yang belum kembali, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memanfaatkan waktu keberangkatan lebih awal guna menghindari kepadatan di pelabuhan.(*)


