Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News
WEB UTAMA

Yordania dan UEA Kecam Agresi Iran

Abu Dhabi: Pemimpin Arab Tegaskan Upaya Deeskalasi dan Tolak Terlibat Konflik AS-Israel dengan Iran.

Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan(Kiri) dan Raja Abdullah dari Yordania membahas perkembangan regional dalam sebuah pertemuan di Abu Dhabi. (Foto: WAM)

Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan, dan Raja Abdullah II dari Yordania secara resmi mengutuk serangan terbaru Iran yang menyasar wilayah mereka.

Dalam pertemuan tingkat tinggi di Abu Dhabi senin 16 maret 2026, kedua pemimpin menegaskan bahwa negara-negara Arab bukanlah pemicu dan tidak terlibat dalam konflik yang tengah berlangsung antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Ketegangan regional ini diketahui mulai meningkat tajam sejak 28 Februari lalu. Namun, pihak Teluk dan negara-negara Arab lainnya menyatakan posisi konsisten mereka untuk tetap berada di luar pusaran konfrontasi militer tersebut.

Menurut laporan Jordan News Agency, kedua kepala negara menekankan bahwa anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan negara Arab lainnya justru terus berupaya meredam krisis. Fokus utama mereka adalah mencegah eskalasi lebih lanjut yang dapat membakar kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan yang dirilis Emirates News Agency, kedua pemimpin menyebut tindakan Iran sebagai pelanggaran serius.

"Agresi Iran yang terus berlanjut di kawasan ini melanggar kedaulatan negara, hukum internasional, dan norma-norma global, serta menjadi ancaman nyata bagi perdamaian dan keamanan dunia," demikian bunyi pernyataan bersama tersebut.

Pertemuan di Abu Dhabi ini menggarisbawahi urgensi penghentian aksi militer segera. Baik Sheikh Mohammed maupun Raja Abdullah menyerukan agar dialog dan diplomasi diprioritaskan sebagai satu-satunya jalan untuk menjamin stabilitas keamanan dan meredakan ketegangan yang kian meruncing.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads