Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Legislator Soroti Penipuan Rekrutmen ASN di Gresik, Desak Sindikat Dibongkar

Jakarta : Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyoroti kasus penipuan pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memakan banyak korban di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Ia mendorong Pemerintah bersama pihak berwajib membongkar semua sindikat penipuan rekrutmen ASN.
Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera
 
“Ini kan sesuatu yang menyedihkan, korban kehilangan banyak uang dan tetap tidak bisa bekerja sebagai ASN. Insiden ini sangat miris karena terjadi di tengah kemajuan reformasi birokrasi,” kata Mardani dalam keterangan tertulisnya, Senin, 13 April 2026.

Ia menilai, kasus penipuan rekrutmen ASN di Gresik memperlihatkan bahwa persoalan utama dalam tata kelola kepegawaian bukan hanya soal keamanan administrasi. Tetapi juga tentang masih kuatnya ruang manipulasi di sekitar proses yang seharusnya paling ketat dijaga kredibilitasnya.

Mardani pun meminta Pemerintah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
 
“Bongkar aktor Intelektual dan semua sindikat jaringannya. Kasus ini telah mencoreng citra pemerintahan,” tegasnya.

Selain itu, Mardani juga mengimbau agar masyarakat tidak tergiur iming-iming dari pihak manapun yang menjanjikan bisa menyalurkan calon ASN tanpa tes, apalagi yang sampai meminta imbalan uang. 

Adapun penipuan rekrutmen ASN tersebut terbongkar setelah seorang korban datang ke salah satu unit kerja di Pemkab Gresik pada Senin, 6 April 2026 lalu. Menggunakan seragam lengkap PNS, korban membawa Surat Keputusan (SK) Pengangkatan ASN, dokumen yang ia yakini sebagai tiket resmi menjadi abdi negara. 

Namun saat petugas melakukan verifikasi, SK yang dibawa korban ternyata palsu. Dari peristiwa ini, akhirnya terbongkar adanya beberapa korban lainnya yang membayar hingga total ratusan juga untuk bisa mendapat status sebagai ASN.(*)

Hide Ads Show Ads