Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Polisi Buru Preman yang Keroyok Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Hingga Tewas

Purwakarta : Peristiwa tragis telah terjadi di Kampung Kertamukti, Kabupaten Purwakarta. Di mana, seorang warga bernama Dadang (58), yang tengah menggelar hajatan pernikahan anak perempuannya, tewas setelah dikeroyok sekelompok preman yang diduga melakukan pemalakan.
Polisi Buru Preman yang Keroyok Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Hingga Tewas

Insiden bermula ketika sekelompok pria dalam kondisi mabuk mendatangi lokasi hajatan dan meminta uang sebesar Rp500 ribu kepada pihak tuan rumah dengan alasan untuk membeli minuman keras. Permintaan tersebut hanya dipenuhi sebesar Rp100 ribu.

Tidak puas dengan jumlah yang diterima, kelompok tersebut kembali mendatangi lokasi pada Sabtu, 4 April 2026 kemarin untuk meminta tambahan uang. Penolakan dari korban memicu ketegangan yang berujung pada keributan di lokasi acara.

Dalam situasi tidak seimbang, korban kemudian menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekitar 10 orang. 

Adik korban, Asep Wahyudin, mengungkapkan Jika korban dipukuli menggunakan bambu hingga terjatuh dan mengalami luka serius di bagian kepala. Dadang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Purwakarta.

Ia juga mengatakan, bahwa para pelaku datang secara berkelompok dan langsung melakukan pengeroyokan.

“Jumlahnya sekitar 10 orang. Tiga orang yang memukuli kakak saya sampai meninggal, yang lainnya ikut mengeroyok,” ujar Asep.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan dan telah mengantongi identitas para pelaku.

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan olah tempat kejadian perkara. Untuk para pelaku saat ini dalam pengejaran dan identitasnya sudah kami kantongi,” kata AKP Enjang Sukandi, Kasi Humas Polres Purwakarta.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui keberadaan para pelaku (*)

Hide Ads Show Ads