Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Pengacara Sebut Ririn Dipaksan Akui Perbuatan Pembunuhan & Kakinya Dipatahkan

Indramayu: Lagi viral kasus terdakwa pembunuhnn satu keluarga di Paoman, Indramayu, dan Ririn Rifanto, membongkar dugaan perlakuan tidak manusiawi yang dialaminya selama proses penyidikan oleh aparat.(1/5/26).
Foto: Diambil dari video yang beredar di media sosial Facebook

Melalui kuasa hukumnya, Toni, dalam unggahan akun Instagram Toni Pengacara, disebutkan bahwa Ririn dipaksa mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya. Bahkan, ia mengaku mengalami kekerasan fisik hingga kakinya dipatahkan.

“Klien kami dipaksa mengakui pembunuhan. Bahkan mengalami kekerasan fisik,” ujar Toni seperti dikutip dari unggahannya.

Dalam keterangan tersebut, muncul pula nama terdakwa lain, Priyo Bagus Setiawan, yang disebut memberikan kesaksian berbeda. Priyo mengklaim bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut dan tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Menurut pengakuan Priyo, peristiwa pembunuhan diduga dilakukan oleh sejumlah orang lain, dengan motif utang piutang antara korban dan pihak tertentu. Ia juga mengaku sempat berada di lokasi dan menyaksikan kejadian tersebut, bahkan terlibat dalam proses penguburan korban bersama pelaku lainnya.

Namun demikian, dalam berkas perkara Ririn, nama Priyo hanya tercantum sebagai saksi. Kuasa hukum menyoroti bahwa jaksa penuntut umum tidak menghadirkan Priyo di persidangan, meski dinilai memiliki informasi penting terkait perkara tersebut.

Pihak pengacara menilai langkah tersebut menimbulkan tanda tanya besar, terutama terkait upaya mengungkap fakta sebenarnya di persidangan.

Di sisi lain, Ririn juga mengaku sempat mengalami pembatasan untuk berbicara kepada wartawan. Meski dalam kondisi fisik yang lemah, ia tetap berupaya menyampaikan versinya mengenai kejadian tersebut kepada publik.

Kabar ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak yang disebutkan Ririn,apakah ini sebuah tudingan semata dari terduga pelaku pembunuhan atau sebuah kebenaran,publik pun mempertanyakan kejelasannya dalam dunia Maya dan nyata (*)

Hide Ads Show Ads