Presiden Sepak Bola Iran Ditolak Masuk Kanada Saat Ingin Hadiri Rapat Tahunan FIFA
Kanada: Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, tidak dapat masuk ke Kanada meski sudah memiliki izin tinggal sementara untuk menghadiri rapat tahunan FIFA.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, tidak dapat menghadiri rapat tahunan FIFA yang digelar di Vancouver, Kanada. Menurut salah satu kantor berita Iran, Tasnim, pada Rabu (29/4/2026) Mehdi Taj sudah tiba di Bandara Toronto (Kanada) pada Selasa lalu bersama Sekretaris Umum Hedayat Mombeini serta wakil dari FFIRI lainnya, yaitu Mohamed Momeni.
Namun demikian, ketiganya tidak dapat masuk ke Toronto. Mereka bahkan dipulangkan kembali menggunakan pesawat berikutnya. Dalam pemberitaan itu pula disebutkan bahwa terjadi "perilaku yang tidak pantas dari petugas imigrasi".
Rapat tahunan FIFA ini sendiri akan digelar pada hari ini atau Kamis (30/4/2026) di Vancouver, Kanada, dan dihadiri oleh Presiden FIFA Gianni Infantino, termasuk juga para pemimpin sepak bola dari Asia lainnya. Iran termasuk yang diundang untuk menghadiri rapat tahunan ini.
Karena undangan tersebut pula, perwakilan Iran menyatakan bahwa Mehdi Taj telah diberikan Izin Tinggal Sementara (TRP) untuk memasuki negara Kanada. Akan tetapi, dengan surat izin tinggal itu, ternyata kehadiran Mehdi Taj ditolak.
Alasan penolakan tersebut disebut karena sebelumnya Mehdi Taj pernah menjadi komandan di Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), yang oleh Kanada ditetapkan sebagai organisasi teroris.
Pernyataan pemerintah Kanada, yang diberikan USA Today Sports, mengatakan bahwa pejabat IRGC tidak diizinkan masuk ke Kanada. Namun demikian, pernyataan pemerintah Kanada tersebut tidak mengomentari kasus yang dialami Mehdi Taj.
"Seperti halnya semua ajang terkait Olimpiade (olahraga), permohonan visa dinilai berdasarkan kasus per kasus oleh petugas terlatih," kata Matthew Krupovich dari Kementerian Imigrasi Kanada. "Meskipun kami tidak dapat berkomentar tentang kasus individual karena undang-undang privasi, pemerintah telah jelas dan konsisten: pejabat IRGC tidak dapat diterima di Kanada dan tidak memiliki tempat di negara kami."
Matthew Krupovich juga menegaskan bahwa Kementerian Imigrasi akan tetap mengambil tindakan tegas dan tidak akan berubah karena ini juga sebagai bagian dari melindungi keselamatan warga Kanada dan menjunjung tinggi integritas sistem imigrasi mereka.
Rapat tahunan tersebut dilakukan sebagai pertemuan sebelum Piala Dunia 2026 bergulir pada 11 Juni 2026 nanti dan akan berlangsung sepanjang pekan ini. Kanada merupakan salah satu tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Meksiko untuk turnamen terbesar sepak bola dunia di tahun ini.
Pada rapat tahunan ini, 9 tim perwakilan Asia tersebut dijadwalkan menghadiri rapat tahunan FIFA ini. Namun, ketika semua delegasi menerima hadiah kenang-kenangan, diumumkan bahwa Iran akan menerima hadian tersebut setelah mereka tiba.
Menurut perwakilan AFC, Windsor John, masalah visa menjadi penyebab ketidakhadiran Iran. “Mohon dicatat bahwa Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran tidak dapat menghadiri Kongres AFC ke-36 tahun 2026 karena beberapa masalah formalitas visa,” kata John saat mengisi daftar hadir, seperti dilansir The Athletic. Sementara itu, menurut Aljazeera, dalam rapat tahunan FIFA ini, bahkan AFC tidak membahas terkait pertisipasi Iran di Piala Dunia 2026.
Iran dan Kanada memiliki ketegangan politik di masa lalu. Pada 2020 saat IRGC disebutkan telah menembak jatuh penerbangan Ukraine International Airlines Flight 752 yang menewaskan sejumlah warga Kanada.
Terkait hal itu pula, Timnas Kanada membatalkan pertandingan persahabatan melawan Iran di Vancouver pada Juni 2022 setelah mendapat kecaman keras di seluruh negeri.
FIFA melalui Presiden Gianni Infantino menyatakan bahwa Iran akan tetap tampil di Piala Dunia 2026. Tidak ada perubahan baik tempat maupun jadwal terkait pertandingan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 nanti.
Mehdi Taremi dan kawan-kawan tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Dua pertandingan pertama Iran akan digelar di Los Angeles, Amerika Serikat, menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni dan lawan Belgia pada 21 Juni.
Pemerintah Iran pada pekan lalu sudah menyatakan mereka Timnas Iran telah mempersiapkan diri untuk tampil di Piala Dunia yang digelar di Amerika Serikat tersebut. "Kami bangga dan akan menjadikan keikutsertaan kami dengan hasil yang bagus." demikian pernyataan pemerintah Iran saat itu.(*)
