Sekilas Sejarah Mahkota Binokasih Sanghyang Paké
Karawang :Mahkota Binokasih Sanghyang Paké merupakan salah satu pusaka paling berharga dalam sejarah Tanah Sunda.(12/5/26)
Mahkota ini dibuat pada masa pemerintahan Sanghyang Bunisora Suradipati, Raja Galuh yang berkuasa antara tahun 1337–1375 M.
Setelah Kerajaan Galuh bersatu dengan Kerajaan Sunda pada tahun 1482, Mahkota Binokasih dijadikan lambang kekuasaan raja seluruh tanah Sunda yang berpusat di Pakuan Pajajaran.
Ketika Kesultanan Banten menyerbu Pajajaran pada tahun 1579, ibu kota kerajaan memang berhasil direbut dan Prabu Suryakencana terpaksa menyingkir ke Pulosari, Pandeglang.
Namun, Banten gagal memperoleh Mahkota Binokasih, sehingga tidak dapat mengklaim diri sebagai penerus sah Kerajaan Pajajaran. Mahkota ini terinspirasi dari Mahkota Dewa Indra dalam mitologi Hindu, terbuat dari emas 18 karat dan dihiasi batu giok lokal berwarna hijau.
Kini, Mahkota Binokasih masih tersimpan di Museum Sumedang serta menjadi simbol kebesaran Keraton Sumedang Larang dan Pemerintah Kabupaten Sumedang.(*)
