Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Setelah Viral, Pelaku Penyebar Video Pocong di Telukjambe Timur Berhasil Diamankan Petugas

Karawang : Warga Kampung Tegalluhur, Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang dihebohkan dengan kemunculan sosok diduga pocong pada Sabtu malam, 23 Mei 2026. Kemunculan sosok tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) di kawasan dekat Bimba AIUEO dan kini menjadi perbincangan warga setempat.
Foto Diambil dari Video Pocong hasil AI

Dalam rekaman CCTV yang beredar, sosok menyerupai pocong terlihat berjalan di tengah jalan pada malam hari. Beberapa saat kemudian, sosok tersebut tidak lagi terlihat dalam rekaman berikutnya sehingga memicu keresahan warga sekitar.

Kemunculan teror pocong tersebut disebut-sebut mulai merambah wilayah Karawang setelah sebelumnya ramai diperbincangkan di sejumlah daerah lain. Warga mengaku khawatir lantaran kemunculan sosok misterius itu terjadi saat kondisi lingkungan sedang sepi pada malam hingga dini hari.

Belum diketahui secara pasti apakah sosok yang terekam CCTV tersebut merupakan manusia yang sengaja menyamar atau hal lain. Namun, kejadian itu membuat warga meningkatkan kewaspadaan dan memperketat ronda malam di lingkungan sekitar.

Hingga kini, rekaman CCTV tersebut masih ramai dibagikan di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Dan terbaru didapatkan informasi,teror pocong yang sempat menggegerkan warga Kampung Tegalluhur, Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang akhirnya terungkap.

Sosok pocong yang terlihat dalam rekaman CCTV ternyata merupakan hasil editan artificial intelligence (AI) yang dibuat oleh seorang pria bernama RR

Setelah ditelusuri, aparat desa memastikan bahwa sosok pocong dalam video tersebut bukan kejadian nyata, melainkan hasil rekayasa digital menggunakan teknologi AI.

RE disebut sebagai pihak yang membuat sekaligus menyebarkan video tersebut.

Terungkapnya fakta itu membuat keresahan warga mulai mereda. Meski demikian, warga diimbau untuk tidak mudah mempercayai konten viral di media sosial tanpa memastikan kebenarannya terlebih dahulu.

Kasus tersebut menjadi pengingat bahwa teknologi AI kini dapat digunakan untuk membuat konten visual yang tampak meyakinkan dan berpotensi memicu kepanikan di masyarakat.(*)

Hide Ads Show Ads