Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Final Piala Dunia 2026: Rodri dan 4 Kapten Timnas Spanyol

New Jersey, : Rodri memiliki peluang menyamai pencapaian kapten Spanyol seperti Iker Casillas, Jordi Alba, atau Alvaro Morata.

Gelandang dan kapten Timnas Spanyol, Rodri.

Rodrigo Hernandez atau yang biasa dipanggil Rodri. Nama yang menurut sejumlah pers Eropa seringkali tertukar antara Rodri dan Pedri. Keduanya tentu saja pemain penting di Timnas Spanyol. Namun, hanya ada satu Rodri di La Roja, Rodri yang menyandang ban kapten Timnas Spanyol.

Gelandang Manchester City kali pertama terlihat menyandang ban kapten di Piala Dunia terjadi di laga lawan Tanjung Hijau, dalam pertandingan fase grup Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan yang berakhir 0-0 tersebut, Rodri memimpin rekan setimnya meski skor pertandingan tidak sesuai yang mereka inginkan.

Rodri akan memimpin rekan setimnya menghadapi Argentina yang dipimpin oleh legenda sepak bola, Lionel Messi. Ini akan menjadi pertemuan dua kapten yang pernah menyandang Ballon d'Or. Rodri meraih trofi individu paling bergengsi sepak bola tersebut pada 2024 silam.

Membandingkan dengan Lionel Messi dari jumlah Ballon d'Or tentu sangat jauh berbeda. Lionel Messi pemegang rekor penghargaan tersebut dengan total meraih 8 kali Ballon d'Or. Tapi, Rodri dapat mengalahkan Lionel Messi di final ini dengan membawa Spanyol meraih juara Piala Dunia 2026.
Final Piala Dunia 2026: Rodri dan 4 Kapten Timnas Spanyol
Final Piala Dunia 2026: Rodri dan 4 Kapten Timnas Spanyol

Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina akan bergulir pada Minggu (19/7/2026) malam waktu setempat atau Senin (20/7/2026) dini hari disiarkan langsung TVRI Nasional dan TVRI Sport mulai pukul 01.00 WIB.

Rodri akan tampil dalam final Piala Dunia 2026 bertepatan dalam laga ke-70 dalam kariernya sebagai pemain Timnas Spanyol. Sebuah perjalanan kariernya di timnas yang dimulai sejak Maret 2018 silam, tepatnya saat pelatih Timnas Spanyol saat itu, Julen Lopetegui memberinya kesempatan tampil dalam debutnya di laga lawan Jerman, di Dusseldorf. Di sisi lain, final nanti akan menjadi laga ke-12 dia mengenakan ban kapten Timnas Spanyol.

Pertama kali Rodri mengenakan ban kapten Timnas Spanyol terjadi di laga lawan Skotlandia pada 29 Maret 2023. Itu menjadi kekalahan pertama dan satu-satunya yang dalam laga kompetitif di era kepelatihan Luis de la Fuente. Setahun kemudian, di laga lawan Brasil, Alvaro Morata memberikan ban kapten tersebut kepada Rodri secara resmi.

"Saya akan selalu berterima kasih kepadanya untuk ban kapten ini," kata Rodri, mengenang momen yang terjadi lawan Brasil pada 27 Maret 2024 itu dalam laga uji coba. Kini, ban kapten tersebut semakin melekat dalam lengan Rodri. Gelandang 30 tahun ini akan berada dalam pertandingan spesial: final Piala Dunia 2026, dengan ban kapten di lengannya.

Dengan demikian pula, pemain kelahiran Madrid, 22 Juni 1996 ini memiliki peluang untuk menjadi kapten kelima dalam sejarah Timnas Spanyol yang mengangkat trofi. Dari sejumlah kapten Timnas Spanyol, faktanya hanya ada empat yang beruntung berada dalam pencapaian spesial yaitu mengangkat trofi dalam sebuah turnamen. Mereka adalah Ferran Olivella, Iker Casillas, Jordi Alba, dan Alvaro Morata.

Dari Ferran Olivella, Iker Casilla, hingga Alvaro Morata

Ferran Olivella yang meninggal pada 14 Mei 2023 adalah kapten pertama yang memimpin Spanyol meraih gelar yaitu Piala Eropa 1964. Final melawan Uni Soviet di Stadion Santiago Bernabeu, berakhir dengan kemenangan 2-1. Gol Marcelino memungkinkan Ferran Olivella mengangkat trofi Kejuaraan Eropa di tengah stadion Santiago Bernabéu.

Dari 18 pertandingan yang dimainkannya untuk Spanyol, ia menjadi kapten tim dalam sepuluh pertandingan. Itu adalah yang kelima kalinya dia tampil dalam laga bersama Timnas Spanyol dengan menyandang ban kapten. Setelah itu, Timnas Spanyol mengalami 44 tahun yang tanpa trofi.

Kapten-kapten legendaris sepak bola Spanyol datang dan pergi, seperti Jose Antonio Camacho, Emilio Butragueno, Andoni Zubizarreta, Fernando Hierro, dan bahkan Raul Gonzalez. Tidak satupun dari mereka yang berhasil naik ke tribun untuk menerima trofi. Dari mereka, ada Arconada yang hampir berhasil, setelah kekalahan di final Piala Eropa 1984.

Baru kemudian semua itu berubah dengan Iker Casillas. Bahkan, perubahannya sangat signifikan. Iker Casillas adalah kapten dalam sejarah yang paling sering naik ke podium untuk menerima trofi besar. Ada tiga trofi Spanyol bersama Iker Casillas sebagai kapten. Pertama adalah Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, dan kemudian Piala Eropa 2012.

Setelah Iker Casillas, ban kapten kemudian ada di Sergio Ramos dan Sergio Busquets. Meski demikian, dengan dua bintang ini Spanyol tidak meraih gelar apapun. Namun pada Juni 2023, Jordi Alba, dalam pertandingan perpisahannya untuk tim nasional, membawa timnya tampil sebagai juara. Dialah yang menerima trofi Liga Negara Eropa. Itu adalah puncak dari perjalanan yang mencakup 93 pertandingan bersama tim nasional, lima di antaranya sebagai kapten.

Selanjutnya, Alvaro Morata melengkapi deretan empat kapten yang berhasil meraih gelar dalam sejarah Timnas Spanyol. Dari 87 pertandingannya bersama tim nasional, Alvaro Morata menjadi kapten dalam 19 pertandingan. Final Euro 2024, yang dimenangkan melawan Inggris dengan gol Mikel Oyarzabal.

Kini, Rodri akan mencoba menjadi yang kelima sebagai kapten yang mengangkat trofi. Dan, trofi kali ini bahkan merupakan trofi Utama seperti halnya yang pernah diangkat Iker Casillas di Johannesburg, Afrika Selatan pada 2010 silam.(*)

Hide Ads Show Ads