Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Mau Pencernaan Lancar? Kenali Bakteri dalam Yogurt

Jakarta:  Bakteri yogurt menjadi kunci manfaat makanan fermentasi ini bagi kesehatan. Selain menciptakan rasa asam yang khas, bakteri baik dalam yogurt membantu menjaga keseimbangan mikroba di usus dan mendukung daya tahan tubuh.

Mau Pencernaan Lancar? Kenali Bakteri dalam Yogurt
Mau Pencernaan Lancar? Kenali Bakteri dalam Yogurt

Yogurt dibuat melalui proses fermentasi susu dengan bantuan bakteri khusus yang disebut probiotik. Dua jenis bakteri yang paling umum digunakan adalah Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Keduanya berperan membentuk tekstur kental dan rasa asam khas yogurt.

Perlu dipahami bahwa tidak semua bakteri berbahaya. Bakteri baik dalam yogurt justru berperan penting menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah pertumbuhan mikroba jahat di dalam usus.

Secara sederhana, bakteri yogurt adalah probiotik yang ditambahkan ke susu untuk proses fermentasi. Bakteri ini mengubah gula susu atau laktosa menjadi asam laktat. Proses inilah yang membuat yogurt memiliki rasa asam dan tekstur lebih kental.

Tak hanya membantu fermentasi, asam laktat dari bakteri yogurt juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri jahat. Beberapa jenis probiotik di dalamnya bahkan mampu memperkuat sistem imun dan menjaga kesehatan saluran cerna secara keseluruhan.

Melansir dari Alodokter, Rabu (12/8/26), yogurt dikenal sebagai probiotik yang memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan, antara lain:

1. Meredakan gejala gangguan pencernaan ringan

Mengonsumsi yogurt secara rutin dapat membantu menjaga keseimbangan mikroba di usus dan mendukung pemulihan saluran cerna setelah diare.

Kandungan probiotik di dalam yogurt juga dapat membantu meredakan gangguan pencernaan ringan, seperti perut kembung, rasa tidak nyaman di perut, dan gangguan akibat ketidakseimbangan bakteri di usus.

2. Mendukung program diet sehat

Yogurt mengandung protein dan kalsium yang dapat membuat perut terasa kenyang lebih lama. Oleh karena itu, yogurt rendah gula dan rendah lemak sering dipilih sebagai camilan atau menu sehat untuk menjaga berat badan.

Tak hanya bernutrisi, kandungan bakteri baik di dalam yogurt juga membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mendukung penyerapan nutrisi dari makanan.

3. Mendukung sistem imun tubuh

Mengonsumsi yogurt yang mengandung bakteri baik dapat membantu memperkuat sistem imun tubuh. Beberapa bakteri probiotik, seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus, berperan dalam mendukung kerja sel kekebalan tubuh dan merangsang produksi antibodi di saluran cerna.

Hasilnya, tubuh dapat lebih siap melawan kuman penyebab infeksi ringan, seperti flu dan gangguan pencernaan.

4. Menjaga keseimbangan mikroba di usus

Bakteri baik dalam yogurt membantu menjaga keseimbangan jumlah bakteri sehat di usus. Kondisi ini dapat mendukung kelancaran proses pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan, serta membantu mengurangi risiko gangguan pencernaan, seperti diare, sembelit, dan perut kembung.

5. Membantu mencerna laktosa

Bakteri yogurt dapat membantu tubuh memecah laktosa, sehingga produk susu lebih mudah dicerna oleh orang dengan intoleransi laktosa.

Selama proses fermentasi, bakteri probiotik mengubah sebagian laktosa dalam susu menjadi asam laktat. Hal ini membuat yogurt lebih mudah dicerna dan jarang menyebabkan keluhan, seperti perut kembung atau diare.(*)

Hide Ads Show Ads