Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Terjadi di Karawang, Waspada Penipuan Modus Baru " Ngaku Musafir Asal NTT "

Karawang : Niat membantu seorang pria yang dikenal sebagai musafir justru berujung pada dugaan penggelapan sepeda motor milik seorang ustaz di Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang.
Foto : Motor Korban dibawa Pelaku

Tak hanya kehilangan kendaraan, anak sang ustaz yang masih duduk di bangku SMP juga disebut ditinggalkan di tengah perjalanan saat diminta mengantar pelaku.

Ustaz tersebut diketahui bernama Rizki Moch Albi. Sementara pria yang diduga membawa sepeda motornya bernama Arif Munawir.

Menurut keterangan Rizki, Arif adalah orang yang sebelumnya tak pernah dikenal. Ia tiba tiba datang ke pondoknya, beristirahat di Masjid dan mengaku sebagai seorang musafir yang berasal dari Flores, NTT.

Karena melihat Arif sebagai seorang yang sedang dalam perjalanan, Rizki pun memberikan perhatian dan bantuan layaknya kepada seorang musafir. Ia kemudian mempersilakannya makan dan beristirahat. Kebaikan tersebut diberikan karena Rizki teringat dengan pengalaman masa lalunya saat menjadi seorang musafir. Dalam perjalanan, ia juga pernah beristirahat di mushala maupun masjid ketika membutuhkan tempat untuk melepas lelah.

“Ya dia minta makan, saya kasih makan karena kasihan. Trus sempat tidur di masjid, juga sempat pernah pulang diantar santri saya ke Wancimekar, tapi minta diturunkan di pinggir jalan,” ungkap Rizki saat diwawancarai dikutip dari akun facebook Halo Karawang, Selasa (25/8) pagi.

Lalu, Senin (24/8/2026) kemarin sekitar pukul 09.00 WIB, Arif kembali datang ke pesantren. Saat itu, ia meminta makan kepada Rizki.

Pada kedatangannya Senin pagi itu, Arif kemudian meminta bantuan untuk diantar mengambil sebuah sound system. Rizki lalu meminta anaknya yang baru pulang mondok, masih duduk di bangku SMP, untuk menemani Arif menggunakan sepeda motor miliknya.

Sebelum berangkat, Arif bahkan sempat menunjukkan akun Instagram miliknya kepada anak Rizki. Hal tersebut membuat anak Rizki semakin merasa bahwa pria yang menemaninya tersebut merupakan orang yang sebelumnya sudah dikenal keluarganya.

Namun, setelah perjalanan berlangsung cukup jauh dari pondok, Arif justru meninggalkan anak Rizki dan membawa sepeda motor tersebut.

Anak Rizki disebut diminta menunggu. Ia kemudian berada di lokasi tersebut sejak sekitar pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, Arif tidak kunjung kembali.

Keluarga Rizki akhirnya menyadari bahwa sepeda motor tersebut diduga telah dibawa pergi oleh Arif, sementara anak Rizki ditinggalkan seorang diri.

“Saya ga nyangka aja kebaikan kami malah dimanfaatkan. Akhirnya kami memutuskan membuat laporan kepada pihak kepolisian,” ucapnya.

Sepeda motor yang dibawa tersebut merupakan Honda Scoopy warna putih tahun 2023 dengan nomor polisi T-6913-OJ.

Atas kejadian itu, Rizki kemudian mendatangi Polsek Kotabaru pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB untuk membuat laporan pengaduan terkait dugaan penipuan atau penggelapan.

Kini, kejadian tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Polisi perlu mendalami rangkaian peristiwa tersebut, termasuk keberadaan Arif dan sepeda motor milik Rizki.(*)

Hide Ads Show Ads