Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

159 Manajer Kopdes Merah Putih Mengundurkan Diri Jelang Operasional, Dirut Agrinas: Tidak Ada Kerugian Negara

Jakarta, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengonfirmasi sebanyak 159 orang manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih resmi memutuskan mengundurkan diri menjelang operasional serentak.
159 Manajer Kopdes Merah Putih Mengundurkan Diri Jelang Operasional, Dirut Agrinas: Tidak Ada Kerugian Negara



Pengunduran diri ratusan pengelola di tingkat desa ini sempat memunculkan kekhawatiran publik terkait potensi kerugian keuangan negara. Pasalnya, sebelum ditugaskan, para manajer tersebut telah difasilitasi negara untuk mengikuti pembekalan hingga Latihan Dasar Militer (Latsarmil)


Menanggapi hal tersebut, Joao dengan tegas menepis anggapan adanya pemborosan anggaran.

 "Kan mereka anak bangsa, tidak ada yang rugi," tegas Joao di Jakarta, Kamis (16/10/2026).

Menurutnya, pembekalan dan pelatihan yang telah diberikan tetap memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, meski yang bersangkutan tidak melanjutkan tugas sebagai manajer Kopdes.

Di Tengah Kebut Infrastruktur 8.000 Kopdes

Dinamika pengunduran diri ini terjadi di tengah upaya pemerintah yang sedang mengebut penyelesaian infrastruktur dan pasokan logistik Kopdes Merah Putih.

Pemerintah diketahui menargetkan 8.000 Kopdes Merah Putih dapat segera beroperasi pada tahap pertama. Koperasi ini diproyeksikan menjadi ujung tombak distribusi barang bersubsidi di desa, mulai dari pupuk, LPG 3 kg, hingga beras program Bantuan Pangan dari Bulog.

Dalam skema awal, selama *satu hingga dua tahun pertama operasional*, PT Agrinas Pangan Nusantara ditugaskan untuk memberikan pendampingan dan bimbingan intensif. Pendampingan ini bertujuan membiasakan masyarakat desa dengan manajemen kewirausahaan modern, sebelum akhirnya koperasi dilepas untuk beroperasi secara mandiri.

Hingga berita ini diturunkan, proses rekrutmen pengganti untuk 159 posisi manajer yang kosong tengah berjalan agar target operasional serentak tidak terganggu.(*)

Hide Ads Show Ads