Antrean Panjang di SPBU Bali, Pertamina Siagakan 66 SPBU 24 Jam dan 108 Mobil Tangki
Denpasar, - Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bali menjadi perhatian serius. Untuk mempercepat pemulihan pelayanan, PT Pertamina Patra Niaga menambah jam operasional SPBU dan memperkuat distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagai wilayah.
Sebanyak 66 SPBU di Denpasar dan Badung* kini beroperasi selama 24 jam. Kebijakan ini diharapkan memberikan lebih banyak pilihan waktu bagi masyarakat untuk mengisi bahan bakar sekaligus membantu mengurangi kepadatan antrean yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Tak hanya memperpanjang jam pelayanan, Pertamina juga menyiagakan 108 mobil tangki dan 465 awak mobil tangki (AMT) untuk mempercepat distribusi. Terminal BBM Sanggaran dan Terminal Terpadu Manggis turut dioperasikan selama 24 jam untuk mempercepat penerimaan serta penyaluran BBM ke SPBU-SPBU.
Perusahaan juga mengoptimalkan kedatangan kapal pengangkut BBM dan memantau kebutuhan pasokan secara real-time di lapangan.
Gangguan distribusi sebelumnya menyebabkan masyarakat harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mendapatkan BBM. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada aktivitas warga dan sektor pariwisata Bali yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Pertamina menyatakan pelayanan di sejumlah wilayah mulai berangsur kondusif. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk *tidak menimbun BBM dan membeli sesuai kebutuhan* agar distribusi berjalan lebih lancar dan merata.
"Kami terus memonitor dan memastikan pasokan aman. Dukungan masyarakat untuk tidak panic buying sangat membantu pemulihan," ujar perwakilan Pertamina Patra Niaga.(*)
