Tegas! Perusahaan di Karawang: Rekrutmen Gratis, Waspada Calo Kerja Minta Uang
KARAWANG - Perusahaan di kawasan industri Karawang menegaskan proses rekrutmen karyawan tidak dipungut biaya sepeser pun. Penegasan ini disampaikan langsung saat Gubernur Jabar terpilih, Kang Dedi Mulyadi (KDM) meminta klarifikasi soal maraknya dugaan percaloan kerja.
Pihak perusahaan menyebut, banyak masyarakat yang mengadu menjadi korban oknum yang mengaku bisa meloloskan kerja dengan membayar sejumlah uang.
Menurut perusahaan, semua informasi lowongan kerja bisa diakses melalui kanal resmi rekrutmen perusahaan. Bukan lewat akun pribadi.
Faktanya, sejumlah akun di media sosial diduga menawarkan jasa masuk kerja dengan meminta uang. Padahal, akun tersebut bukan akun resmi perusahaan.
"Kami sudah unggah peringatan di Instagram dan TikTok, bahwa kami tidak pernah memberikan kewenangan kepada pihak mana pun untuk memungut biaya," jelas pihak perusahaan.
Namun, masih saja ada calon pekerja yang datang mengaku sudah membayar kepada perantara.
Menanggapi itu, KDM menilai informasi mekanisme rekrutmen harus dibuat setransparan mungkin agar masyarakat tidak mudah tertipu oknum yang mengaku punya akses khusus.
KDM juga meminta bukti transfer dan informasi terkait dugaan transaksi calo dikumpulkan untuk membantu penelusuran lebih lanjut.
Imbauan untuk Pencari Kerja:
Masyarakat diminta waspada dan selalu cek lowongan melalui saluran resmi perusahaan. Jika ada yang meminta pembayaran, pastikan dasarnya sah. Simpan bukti transfer, screenshot chat, dan identitas akun yang menawarkan pekerjaan jika menemukan indikasi penipuan.
Jangan sampai butuh kerja malah jadi korban calo! (*)
