Viral! Siswa SMKN 2 Karawang Temukan Ulat di Menu MBG, SPPG Karangpawitan 4: Wajar Tanpa Pestisida
KARAWANG: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan. Seorang siswa SMKN 2 Karawang, Jawa Barat menemukan ulat dalam menu sayur yang disajikan pada Rabu (8/10).
Humas SMKN 2 Karawang, Susi, membenarkan temuan tersebut. Kejadian bermula saat seorang siswa melaporkan adanya ulat pada bagian daun sayur di piring MBG yang diterimanya.
“Saya tanyakan kejadiannya, ada seorang siswa melapor sayurnya di daunnya ada ulat. Saat melaporkan tadi pihak guru langsung melarang dimakan sayur tersebut,” katanya, Kamis (8/10).
Pihak sekolah bergerak cepat. Guru yang menerima laporan langsung melarang siswa memakan sayur tersebut dan berkoordinasi dengan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangpawitan 4 untuk menindaklanjuti temuan sekaligus meminta pengawasan kualitas diperketat.
“Pihak terkait dari sekolah langsung konfirmasi ke SPPG untuk meningkatkan QC-nya,” ujar Susi.
SPPG Sebut Wajar
Sementara itu, Pengelola SPPG Karangpawitan 4 melalui Asisten Lapangan (PIC) *Nani*, mengakui masih ada kemungkinan ulat lolos dari proses sortir. Ia bahkan menilai temuan itu hal yang wajar karena sayuran yang digunakan organik tanpa bahan kimia.
“Kalau pada kenyataannya masih ada satu-dua, mungkin wajar ya. Karena memang sayuran kita justru tidak mengandung bahan-bahan berbahaya, tidak mengandung pestisida,” ujarnya.
Pernyataan "wajar" tersebut sontak menuai reaksi publik. Pasalnya, program MBG yang menyasar ribuan siswa seharusnya memiliki standar _quality control_ (QC) yang ketat, mulai dari pencucian, sortir, hingga penyajian.(*)
