PELITAKARAWANG.COM - Setelah melangsungkan UNBK tingkat seteraan paket C (SMA) minggu lalu, kini PKBM Bunda Mutiara melakukan UNBK kesetaraan paket B (SMP) pada Jumat, 4 Mei 2018 sampai 6 Mei 2018 di SMK Ristek Rengasdengklok.



Umi Tia Sukaesih, Kepala PKBM Bunda Mutiara mengatakan, siswa yang mengikuti UNBK ini sebanyak 27 siswa. Menurutnya ujian ini tidak ada pungutan biaya, karena sudah ditanggung Pemkab Karawang dengan program Karawang Cerdas.


“Alhamdulillah, semua peserta ujian PKBM gratis tidak ada biaya apa pun, karena dibiaya pemerintah dengan program Karawang Cerdas,” kata Umi Tia Sukaesih, usai melaksanakan UNBK pada Sabtu, 28 April 2018.


Menurut Umi, program Karawang Cerdas membantu masyarakat dalam menuntaskan pendidikan hingga 12 tahun.  Tak terkecuali siswa PKBM Bunda Mutiara. Yang mengikuti ujian ini dari kalangan perekonomian menengah kebawah. Sehingga mereka mengikuti program Karawang Cerdas untuk menyelesaikan pendidikan sampai SMA.


“Kami turut bahagia atas program itu, dapat membantu masyarakat, seperti anak yatim dan yang tidak mampu bisa mengikuti pendidikan sampai SMA,” ujarnya.


Umi menjelaskan, siswa PKBM Bunda Mutiara ini rata-rata putus sekolah 2 tahun sampai 3 tahun, dengan dalih tidak ada biaya melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi. Oleh karenanya, dengan program tersebut dapat membantu mereka yang putus sekolah.


“Mereka putus sekolah diusia produktif. Namun adanya program itu, mereka yang putus sekolah dapat mengikuti kegiatan pembelajaran melalui PKBM. Yang sekarang mau lulus, mereka mengikuti kegiatan belajar sebagaimana mestinya,” kata Umi lagi yang beralamat PKBM Bunda Mutiara, di Dusun Krajan Utara RT 01/01, Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok.


"Kami berharap kedepannya pemerintah dapat memberikan fasilitas lebih lengkap lagi. Misalnya komputer serta perlengkapan lainnya, sehingga PKBM dapat menyelenggarakan UNBK secara mandiri," harapnya.