Belakangan ini, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto terus didesak mundur oleh sejumlah pihak. Hal tersebut merupakan bentuk kekecewaan publik karena Prabowo dinilai bungkam usai rangkaian peristiwa yang dialami Indonesia.

Kita ketahui, beberapa waktu lalu warga Indonesia sempat dihebohkan soal benda asing yang diduga drone milik China masuk Perairan Selayar. Namun Prabowo dituding malah santai dan dinilai tidak ambil sikap saat kedaulatan Indonesia terancam.

Prabowo Subianto Djojohadikusumo

"Kalau cuma mau diam mundur aja dari menhan @prabowo wilayah kita diinjak-injak China kau cuma diam apa kau kira rakyat tidak khawatir dengan kedaulatan??? Mentri tidak becus @Gerindra", cuit Putra Garuda seperti dikutip Jakbarnews.com via mantrasukabumi.com dari akun twitter @putragaruda27 pada Selasa, 26 Januari 2021.

Di sisi lain, Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mendesak agar Pemerintah segera menyelidiki temuan itu asal usul drone yang diduga milik China itu.

"Drone bawah air tersebut sudah masuk sangat dalam ke wilayah Indonesia. Ini sinyal bahwa selama ini wilayah laut kita sangat mudah diterobos pihak asing," ujar Sukamta dikutip Jakbarnews.com dari laman Fraksi PKS DPR RI, seperti ditulis Sabtu, 2 Januari 2021.

Lanjutnya, Sukamta mengaku khawatir jika ternyata sudah banyak drone yang mungkin berkeliaran di wilayah Indonesia dan mengambil data-data penting geografis dan potensi laut Indonesia.

"Artinya keamanan nasional kita sangat rentan. Pemerintah harus serius mengungkap asal usul drone tersebut,” ucap Sukamta.

Menanggapi desakan mundur tersebut, Menhan Prabowo akhirnya bereaksi dan beberkan alasan mengapa selama ini ia kerap diam.

Pernyataan Prabowo Subianto diungkapkannya melalui Instagram @indonesiaadilmakmur, pada Selasa, 26 Januari 2021.

Menurut Prabowo, pertahanan adalah posisi yang krusial dalam negara, ia pun berusaha maksimal untuk menjalankan amanah sebaik mungkin, karena tugas Menhan bukan hanya menjaga perbatasan.

"Begini ya, saya kebetulan diberi kepercayaan untuk menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia, jadi pertahanan itu adalah suatu bidang yang sangat terpenting dalam negara, yang mempunyai fungsi perlindungan terhadap segenap tumpah darah Indonesia," urai Prabowo Subianto.

"Pertahanan itu juga menjaga kemerdekaan kita, kedaulatan kita, dari ancaman dari luar dari negara asing, tapi negara asing suka memakai orang dalam, kita juga tidak bisa hanya menjaga perbatasan," imbuh Prabowo.

Menhan Prabowo Subianto pun menjelaskan alasan mengapa dirinya kerap membisu terkait kasus negara asing yang diduga akan mengancam kedaulatan Indonesia.

"Nah dalam hal ini, security, keamanan, katakanlah masalah kerahasiaan itu sangat penting, jadi salah kalau Menteri Pertahanan banyak bicara," katanya.

"Saya enggak boleh cerita kekuatan kita segini, kita akan begini, kita akan beli alat ini, itu ga benar, nanti orang-orang yang enggak suka terhadap Indonesia, yang punya niatan tidak baik akan tahu," tegasnya.***