Apa Kata Kades di Karawang Dengan Status Desa Miskin Ekstrem ?

Pemerintah Republik Indonesia melalui Wakil Presiden RI KH Makruf Amin menyebut Kabupaten Karawang masuk 5 besar wilayah di Jawa Barat yang masyarakatnya hidup dibawah garis kemiskinan. Bahkan, 25 desa diantaranya jadi lokus perhatian, karena berada dalam status Kemiskinan ekstrem, lalu apa tanggapan para Kades yang desanya masuk kategori Miskin ekstrem tersebut? Apakah mempengaruhi pada psikologi politik dan sosial ? Atau mengakui masyarakatnya memang masih benar-benar masih banyak yang miskin ?
H Warja, Kades Kiara Kecamatan Cilamaya Kulon


Kepala Desa Kiara Kecamatan Cilamaya Kulon, H Warja mengatakan, ada 5 desa di Kecamatan ini yang di sebut sebagai desa yang masuk kategori kemiskinan ekstrem. Selain desanya Kiara, juga ada desa lainnya yaitu Sumurgede, Pasirjaya, Sukajaya dan Tegalurung. Baginya menyandang status sebagai desa miskin ekstrem, sah-sah saja, lagi pula diakuinya memang 20 persen masyarakatnya masih dibawah garis kemiskinan. Hanya saja penamaan istilah miskin ekstrem mungkin terlalu keras, sehingga di kesankan sangat miskin.

"Bagi kami miskin ekstrem ya sebatas istilah, kenyataannya memang 20 persen warga kami masih miskin. Sebab, bantuan bansos juga masih banyak. Sehingga, kalau di kategorikan miskin, semoga saja semakin banyak bantuan yang bisa turun agar bisa naik level, " Katanya, Selasa (18/10).

Disinggung dari sisi politik apakah mempengaruhi disaat sejumlah kades berharap progres masyarakatnya lebih sejahtera, Warja menyebut baginya hal biasa saja. Yang terpenting bantuan dan upaya pemerintah bisa semakin concern terhadap desanya.

"Sah-sah saja sih, baginya gak jadi persoalan selama pemerintah juga berupaya concern terhadap desa kami yang dikategorikan miskin ekstrem tersebut, " Ungkapnya. (Rd)

0 Komentar

X
X