×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Damkar Karawang Dorong Kades-Kades Alokasikan Alat Kebencanaan di Desa-Desa

10 Feb 2022 | Kamis, Februari 10, 2022 WIB Last Updated 2022-02-10T08:24:14Z
Tanggulangi darurat bencana alam dan pertolongan pertama di wilayah desa, Kabid Damkar dan Penyelamatan BPBD Karawang, Rohmat Ilyas M.Ap dorong para Kepala Desa agar bisa alokasikan Dana Desa (DD) untuk melengkapi alat-alat kebencanaan. 
Rohmat Ilyas, Kabid Damkar dan Penyelamatan BPBD Karawang

Hal itu di ungkapkan Rohmat, mengingat keterbatasan personil, sarana dan armada kewilayahan hingga akses yang di miliki Damkar untuk sampai ke pelosok desa. 

"Sebagai upaya penyelamatan dan akses lebih dekat, kita harapkan Dana Desa juga bisa di alokasikan para kades untuk pengadaan alat-alat kebencanaan di desa, itu bisa sebenarnya. Tidak melulu urusan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, " Katanya saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (10/02).

Ia menambahkan, alat-alat seperti Tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Fogging, pompa air, hingga perlengkapan pemangkasan ranting pohon dan lainnya perlu ada di setiap desa. Itu sebagai upaya antisipasi awal sebelum tim dan personil Damkar tiba di lokasi bencana. Apalagi, anggaran-anggaran di desa ini sudah mumpuni pengelolaannya oleh pemerintah desa.


"Tidak sampai ratusan juta untuk pengadaan kelengkapan kebencanaan, saya harap bisa teralokasi di Dana Desa, ini penting, karena di banding sarana umum lain seperti mini market, perkantoran pemerintah daerah dan perusahaan, kantor desa yang sangat jarang ada kelengkapan kebencanaan, " Katanya.


Saat ini, sebut Rohmat, Armada Damkar dan personilnya baru tersebar di 5 wilayah dengan rincian di Wilayah Cikampek, Cilamaya Wetan, Rengasdengklok, Telagasari dan Karawang Kota/Pangkalan, sementara setiap kecamatan medannya berbeda-beda, bahkan aksesnya juga masih terbilang jauh dari persentase ideal. Untuk itu, di perlukan langkah cepat penanganan bencana seperti kebakaran dan penyelamatannya, minimal dari alat yang aksesnya lebih dekat terlebih dulu, yaitu desa. 

"Saya kira sangat logis jika pemerintah desa mulai garap dana desa untuk alokasi kelengkapan alat kebencanaan, tanpa harus menunggu bencana seperti banjir, puting beliung, kebakaran, dan sejenisnya, " Pungkas Rohmat. (Rd)
×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS