Bapanas: FAO Telah Berikan Peringatan Situasi Pangan Dunia
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebutkan Organisasi Pangan dan Pertanian Internasional (FAO) telah menyampaikan peringatan terhadap situasi pangan dunia. Sekitar 3,1 miliar penduduk dunia tercatat tak mampu mengakses pangan yang sehat di tahun 2023.
"Saya ingin menyampaikan warning situasi pangan dunia 2023, ini kemarin disampaikan oleh FAO. Pada Hari Pangan Sedunia di Malang yang dikerjakan oleh Bapanas," kata Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto.
Hal ini disampaikanny dalam sesi diskusi Indonesia Research and Innovation Expo (InaRI Expo). Acara ini digelar di ICC Building, Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Jawa Barat, Rabu (20/9/2023).
Andriko mengatakan angka tersebut merupakan jumlah yang besar. FAO menurutnya, juga memaparkan data lainnya, seperti jumlah kelaparan di tahun 2021 mencapai 828 juta.
Kemudian jumlah penduduk rawan pangan parah ada sebanyak 193 juta jiwa. Selanjutnya ada masalah harga pangan yang melonjak pada level tertinggi, begitu juga dengan pupuk.
Selain itu FAO kata Andriko juga mengingatkan adanya potensi penduduk miskin yang terdampak paling parah dan akan membahayakan generasi muda. Menurutnya, peringatan ini perlu disikapi dengan serius.
"Ini adalah warning yang diberikan oleh FAO. Tentunya harus kita sikapi dengan baik," kata dia.(*)
