Pemerintah Sebut Sedang Rancang Ekosistem Pertanian dari Hulu hingga Hingga
Kementerian Pertanian sedang fokus merancang ekosistem lebih mempuni dari hulu hingga hilir. Perihal ini, sarana dan prasarana pertanian akan secepatnya ditata dengan baik.
"Bicara ekosistem pertanian ini terbagi menjadi subsistem hulu, pengolahan dan pemasaran (hilir). Sarana produksi seperti pupuk dan lain-lain itu di Hulu, pupuk mungkin menjadi masalah yang selalu berulang," kata Staf Ahli Menteri Bidang Perdagangan Dan Hubungan Internasional Kementan, Inti Pertiwi Nashwari, Senin (25/9/2023).
Pertiwi meminta, masyarakat memahami jika anggaran subsidi pupuk yang diberikan pemerintah sangatlah terbatas. Kementan pun meminta maaf, jika tidak bisa memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi untuk para petani Indonesia.
"Anggaran (pupuk) bersubsidi ini terbatas, kita tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan terhadap bentuk subsidi. Hanya jumlah tertentu, makanya sekarang ada namanya kebijakan baru untuk subsidi," ucap Pertiwi.
Untuk membantu para petani, Pertiwi mengungkapkan, pihaknya dapat membuka akses KUR (Kredit Usaha Rakyat). KUR itu bisa digunakan petani untuk membiayai biaya-biaya produksi hingga modal usaha tani.
"Harus masyarakat tahu, terapan KUR sektor pertanian Tahun 2022 sudah evaluasi sebanyak Rp113 triliun untuk 2,74 juta debitur. kemudian, pendampingan para penyuluh, diperlukan peran pemerintah bagaimana kita menyiapkan alat-alat mesin pertanian, petani termotivasi khususnya petani muda," ujarnya.(*)

