Pupuk Organik Cair Cocok Stimulasi Tanaman di Musim Kemarau
Dosen Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Prof Dr Hazairin (Unihaz) Bengkulu Ihsan Hasibuan menganjurkan petani di Bengkulu, untuk menggunakan pupuk organik cair. (28/9/23).
Ihsan mengatakan sebab pupuk organik cair lebih cepat diserap oleh tanaman sehingga cocok digunakan pada kondisi musim kemarau saat ini.
Ihsan mengatakan, pupuk organik dapat meningkatkan keberlanjutan pertanian di provinsi ini. Pupuk organik telah terbukti efektif dalam meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
“Petani di Bengkulu bisa mulai beralih ke penggunaan pupuk organik karena manfaat jangka panjangnya baik bagi tanah dan lingkungan. Pupuk organik dapat meningkatkan kesuburan tanah secara alami dan mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia yang berdampak buruk pada lingkungan,” kata Ihsan, Rabu (27/9/23).
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi pemerintah telah menyerahkan bantuan pupuk organik cair. Dengan bantuan ini diharap dapat menciptakan kesadaran yang lebih besar di kalangan petani tentang manfaat penggunaan pupuk organik.
“Kami berharap itu bisa menciptakan kesadaran yang lebih besar di kalangan petani tentang manfaat penggunaan pupuk organik. Sehingga bisa meningkatkan kualitas hasil pertanian dan menjaga kelestarian lingkungan di Bengkulu,” ungkapnya.
Selain itu, Rosmala mengaku, dalam rangka mewujudkan visi pembangunan pertanian berkelanjutan, pihaknya akan berupaya melakukan kolaborasi lebih lanjut dengan berbagai pihak terkait untuk memperluas penggunaan pupuk organik di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. Hal itu dilakukan dalam upaya untuk menciptakan ekosistem pertanian yang lebih seimbang dan lestari.
“Kami akan berupaya melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperluas penggunaan pupuk organik di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. Hal itu dilakukan dalam upaya untuk menciptakan ekosistem pertanian yang lebih seimbang dan lestari,” tutupnya.(*)

