Supir Ditetapkan Tersangka : Terungkap, Kondisi Truk Penyebab Kecelakaan Sudah Tidak Standart
Hasil penyelidikan kejadian kecelakaan beruntun di simpang Exit Tol Bawen, bahwa kondisi truk sudah tidak standart dan telah dimodifikasi. Kapolres Semarang, AKBP Oka Mahendra mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan pengemudi atau supir truk tronton AR (44) ditetapkan sebagai tersangka.(26/9/23).
"Setelah dilakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi di TKP, kernet truk, saksi ahli dari pihak Dishub dan pihak ATPM Astra Semarang. Dengan dilengkapi Barang bukti kendaraan yang terlibat laka dan mengamankan rekaman CCTV di lokasi kejadian, yang menggambarkan runtutan kejadian. Dari hasilgelar perkara tersebut penyidik menetapkan pengemudi truk saudara AR (44 Th) sebagai tersangka kejadian laka di simpang Exit Tol Bawen," ungkapnya saat konfrensi pers, Senin (25/9/2023).
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, Tri Martono mengatakan bahwa kendaraan truk sudah dimodifikasi pada beberapa komponen dan sudah tidak standart.
“Kami mendapat temuan bahwa kendaraan truk sudah dimodifikasi pada beberapa komponen. Dimana truk sebenarnya merupakan jenis truk Box bukan truk tronton seperti yang ada saat ini, serta uji KIR berkala truk ini sudah kadaluwarsa sejak tahun 2015," ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, fungsi komponen rem yang tidak berjalan sebagai mana mestinya yang megakibatkan kecelakaan tersebut terjadi. "Saat pemeriksaan kondisi truk diketahui bahwa oli rem sudah habis, serta tabung angin yang menghubungkan ke selang rem angin juga dalam keadaan kosong," terangnya.
Sementara , dari peristiwa tersebut pengemudi Truk yang telah ditetapkan sebagai tersangka kini diamankan di Mapolres Semarang untuk pemeriksaan ebih lanjut. Akibat perbuatannya, sopir truk disangkakan pasal 310 ayat 4 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan.
Seperti telah diberitakan sebelumnya, peristiwa kecelakaan maut di exit tol Bawen yang terjadi 23 September 2023 itu mengakibatkan 3 orang meninggal dunia dan puluhan orang mengalami luka-luka.
