Breaking News
---

Songsong Hari Santri, Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Rawamerta di Gelar 20-21 Oktober Lusa

Peringati Hari Pangan Sedunia pada 16 Oktober kemarin, Bidang Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang juga siap song - song Hari Santri Nasional (HSN) dengan menggelar giat Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Kantor Camat Rawamerta pada 20-21 Oktober Lusa.
Foto : Tim Bidang Pangan Saat survey Lokasi Jelang GPM di Kecamatan Rawamerta


Didasari surat Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional  Republik Indonesia nomor: 1235/TS.02.03/B.2/10/2023 tanggal 09 Oktober 2023 perihal Fasilitasi Gerakan Pangan Murah (GPM), Pejabat Bidang Pangan DPKP Karawang, sudah survey lokasi kegiatan tersebut.


Kabid Pangan DPKP Karawang, Hj Yayat Rohayatie mengatakan, koordinasi dengan pihak kecamatan Rawamerta sudah dilaksanakan pada Hari Senin tanggal 16 Oktober 2023 kemarin, kaitan persiapan kegiatan Gelar Pangan Murah yang dipadukan dengan Memperingati Hari Pangan Sedunia dan Hari Santri di Kecamatan Rawamerta. Pihaknya, sebut Yayat, akan berkontribusi dalam acara tersebut dengan menggelar Gelar Pangan Murah (GPM) berupa bahan pangan strategis bekerjasama dengan para vendor. Adapun yang sudah konfirmasi akan berkontribusi dalam acara tersebut, yaitu dari Deputi Bidang I 
ketersediaan dan Stabilisasi Pangan dan yang akan hadir pada saat pembukaan adalah Personil Deputi Bidang I. Bapak Deputi atau Bapa Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (menunggu Konfirmasilanjutan), Deputi Bidang II Kerawanan Pangan Dan Gizi akan 
berkontribusi juga kaitan dengan Kampanye 'STOP BOROS PANGAN'
"Selain itu Bulog cabang Karawang juga menyediakan sebanyak 10 ton beras SPHP dengan harga/5kg Rp53.000, sementara Para vendor yang lain masih menunggu konfirmasi, " Katanya.

Yayat menambahkan, pelaksanaan Hari Santri Nasional (HSN) dilaksanakan Pada tanggal 20-22 Oktober 2023 yang bertempat di Halaman kantor Kecamatan Rawamerta. Semetara Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) pihak Kecamatan memohon untuk pelaksanaannya 2 hari saja, yaitu tanggal 20-21 Oktober 2023, mereka juga tengah menunggu Konfrimasi dari Pangan terkait perwakilan dari Badan 
Pangan Nasional (BAPANAS) yang hadir.

"Untuk penggunaan kupon pembelanjaan tidak bisa dilakukan mengingat kondisi lapangan dan kekurangan personal untuk mengelola kasir, jadi Masyarakat boleh membeli langsung kepada 
penjual dengan pembatasan maksimal pembelian agar semua Masyarakat bisa kebagian. Dan saat ini, Bidang pangan masih terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional dan DKPP Provinsi 
Jawa Barat terkait Kehadiran, " Pungkasnya. (Rd)
Baca Juga:
Posting Komentar
Tutup Iklan