*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Bulan Juni 2024, Disdikpora Karawang Targetkan 124 Ruang Kelas Sekolah yang Rusak Direhab

Salah satu kendala atau masalah dalam dunia edukatif lingkungan Pemkab Karawang adalah masih banyak sekolah dalam kondisi rusak yang perlu disegerakan untuk rehab. Bahkan, bila melihat fakta lapangan secara utuh bila menilik dari jumlah siswa sangat dibutuhkan ruang kelas baru,(11/1/24).

Foto : Yanto Kabid Pendas Disdikpora Karawang

Pemkab Karawang melalui Disdikpora Kabupaten setempat dalam tahun ini menargetkan ratusan ruang kelas rusak yang belum direhab akan segera diperbaikannya atau melanjtkan dari tahun 2023.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar ( Kabid Pendas) Disdikpora Karawang Yanto mengatakan, perbaikan untuk ruang kelas sekolah rusak yang sisa merupakan program lanjutan berdasarkan data dari tahun 2021.

Berdasarkan Disdikpora ada 2 kategori data tercatat, yakni SD dan SMP. Untuk ruang kelas SD, pada tahun 2021 ada 468 ruang kelas rusak, kemudian diperbaiki pada tahun 2022 sebanyak 162 ruang, lalu dilanjutkan perbaikan kembali sebanyak 264 ruang di tahun 2023. Sisanya, ruang kelas SD rusak yang saat ini belum diperbaiki ada 42 ruang.

Lebih lanjut Kabid Yanto mengungkapkan, untuk ruang kelas SMP, datanya pada tahun 2022 ada 163 ruang, lalu diperbaiki pada tahun 2022 sebanyak 66 ruang, kemudian di tahun 2023 sekitar 15 ruang. Lalu sisanya saat ini ada 82 ruang kelas SMP rusak yang belum diperbaiki. “Di tahun 2024 akan dilakukan penuntasan rehab sisa dari (tahun) sebelumnya. SD sisa 42 ruang kelas dan SMP sisa 82 ruang kelas,” kata kabid Yanto. Dengan demikian, sambungnya, total rehab gedung sekolah SD dan SMP di tahun 2024 ni sebanyak 124 bangunan.

“Berarti sisanya itu masih ada 124 ruang kelas (rusak) yang terdiri dari ruang SD 42 dan SMP 82. Semua yang rusak berdasarkan data 2021 akan tuntas ditahun 2024 ini,” ungkapnya menegaskan.

Masih dijelaskan Yanto, rencana rehab akan dilakukan mulai pertengahan tahun 2024 atau kisaran bulan Juni. Jumlah ruang kelas sisa tahun sebelumnya dengan ditargetkan akan tuntas di tahun 2024 ini, ucapnya mengakhiri keteranganya, (*)

Komentar0