*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Harga Beras Meroket, Rp.16 ribu per kilogram

Harga beras premium di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya naik hingga Rp. 16 ribu per kilogram. Kenaikan harga beras ini, sudah terjadi sejak satu bulan terakhir.

Robi pemilik kios beras di blok A pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya mengatakan, kenaikan harga beras dipicu pasokan yang kurang dari petani.

"Katanya akibat El Nino, hasil panennya belum maksimal. Biasa dapat pasokan 5 ton per hari, saat ini hanya 2 ton saja," kata Robi kepada RRI, Minggu (4/2/2024).

Ia menjelaskan, mahalnya harga jual beras akhirnya membuat omzetnya  menurun. Bahkan hingga 20 persen lebih.

"Iyah jadi sepi. Mungkin mau beli banyak tidak jadi, karena mahal," ujarnya.

Tingginya harga beras ini juga dikeluhkan masyarakat. Ina (45) salah seorang pembeli beras di kios jembar jaya mengaku, kesulitan dengan harga beras yang tinggi. Apalagi kata Ina, saat ini belum ada bantuan beras dari pemerintah.

"Iya jadi harus beli banyak. Bantuan lagi ga ada, ini beras harganya juga mahal," ucapnya.

Tidak hanya beras premium, jenis beras ketan putih juga turut naik. Semula beras yang biasa dipergunakan sebagai bahan dasar lemper dan rengginang ini jauh dibawah beras premium.

"Naik juga. Tadinya hanya Rp. 12 ribu, sekarang Rp. 21 ribu per kilogram," kata pembeli lainnya Adang.

Ia berharap, ada upaya pemerintah untuk menekan tingginya harga beras saat ini. Apalagi memasuki Ramadan.

"Sebentar lagi Ramadan. Biasanya harga sembako yang lainnya juga mahal. Mohonlah, agar ini jadi perhatian," pungkasnya.(*).


Komentar0