Breaking News
---

Empat Tradisi Unik Sambut Kepulangan Jemaah Haji

Pada umumnya, momentum kepulangan haji selalu diwarnai dengan perasaan bahagia. Hal ini dikarenakan rasa kagum dan bangga karena telah menunaikan ibadah dengan sempurna.

Empat Tradisi Unik Sambut Kepulangan Jemaah Haji

Kepulangan jemaah haji dimulai sejak tanggal 22 Juni hingga terakhir pada 22 Juli 2024. Untuk membuatnya lebih meriah, di beberapa wilayah di Indonesia, momentum perayaan kepulangan jemaah haji selalu dirayakan dengan berbagai cara. 

Ini juga yang membuat kedekatan antarkeluarga dan kerabat dekat semakin hangat. Dari memakai pakaian yang mencolok hingga momen kebersamaan. 

Kira-kira apa saja yaa? Yuk simak dibawah ini!

1. Tradisi pakai baju dan perhiasan mencolok di Makassar

Jika pada biasanya jemaah haji akan mengenakan baju serba putih yang menandakan bahwa mereka sedang berangkat haji. Berbeda dengan jemaah dari Makassar yang memilih menggunakan busana dan perhiasan mencolok untuk kepulangan haji. 

Selain menggunakan perhiasan dan busana mencolok, para jemaah pria akan menggunakan jubah ala Raja Salman serta gamis panjang. Penampilan mewah nan unik ini memang sudah menjadi tradisi bagi para jemaah haji asal Sulawesi Selatan. 

2. Tradisi arak-arakan kendaraan di Madura

Bila orang Makassar memakai hiasan pernak pernik dalam merayakan kepulangan sanak saudara yang berhaji. Berbeda dengan orang Madura, yang memiliki tradisi Asajere dalam menyambut kedatangan haji. 

Dalam tradisi Madura, keluarga atau tetangga yang baru pulang haji akan diarak bersama-sama menggunakan motor atau mobil. Uniknya mereka menggelar tradisi ini selama 40 hari. 

Setelah menggelar tradisi ini, para jemaah haji akan disuguhkan oleh hidangan khas Madura. Hidangan tersebut tidak hanya diberikan oleh mereka saja melaikan para tamu yang datang. 

3. Tradisi pembagian air zam zam di Bangkalan

Berbeda dengan Asajere, yang mengutamakan arak arakan di Madura. Di Bangkalan justru lebih mengedepankan kebersamaan antar keluarga dan tetangga. 

Tradisi ini dinamakan Azera, sebuah tradisi di Bangkalan untuk menyambut kepulangan jemaah haji. Dalam tradisi ini, keluarga haji akan menyuguhkan para tamu dengan hidangan dan masakan yang lezat. 

Selain itu, keluarga haji akan membagikan air zam-zam serta camilan khas Arab kepada para tamu. Tradisi ini diketahui merupakan tradisi turun temurun yang di musim haji. 

4. Tradisi makan bersama di Bojonegoro

Beralih ke Bojonegoro yang mempunyai tradisi unik menyambut kepulangan haji. Tradisi ini dinamakan dengan 'silahturahmi bersama', sebuah tradisi menyambangi keluarga atau tetangga yang baru pulang haji. 

Berbeda dengan Makassar yang menonjolkan busana mencoloknya. Di Bojonegoro cenderung mengutamakan kebersamaan dan kehangatan antar keluarga dan sesama. 

Biasanya makanan yang mereka suguhkan adalah menggunakan masakan rumah yang di helar memanjang diatas karpet. Selanjutnya mereka akan duduk bercengkrama dan menikmati hidangan disuguhkan. 

Itulah empat tradisi unik menyambut kepulangan jemaah haji di berbagai daerah di Indonesia. Dari keempat tradisi diatas, adakah tradisi di kotamu yang masuk? ....(*)

Baca Juga:
Posting Komentar
Tutup Iklan