Breaking News
---

Pemerintah Tokyo Siapkan Aplikasi Kencan Resmi untuk Warganya

Saat ini Jepang sedang menghadapi tingkat pernikahan dan kelahiran yang rendah. Kementerian Kesehatan Jepang mengungkapkan angka kelahiran di Negeri Matahari Terbit turun 5,6 persen pada 2023. Sementara itu populasi penduduk Jepang yang berjumlah 125 juta jiwa diprediksi akan turun 30 persen pada 2070, tentunya hal ini dapat berdampak buruk bagi perekonomian dan keamanan nasional.

Pemerintah Tokyo Siapkan Aplikasi Kencan Resmi untuk Warganya

Untuk menyiasati hal tersebut Pemerintah Tokyo menggagas sebuah program aplikasi perjodohan untuk warganya. Dilansir Kompas (9/6/2024) dari Business Insider, Pemerintah Tokyo menggelontorkan dana1,28 juta dollar AS (sekitar Rp 20,8 miliar) agar aplikasi perjodohan tersebut bisa diluncurkan musim panas ini.

Surat kabar nasional Jepang, Asahi Shimbun, melaporkan bahwa aplikasi ini dikhususkan untuk pengguna yang berkomitmen ke jenjang pernikahan. Nantinya, pengguna akan diminta 15 kategori data pribadi dan dokumen resmi sebagai panduan bagi calon pasangan.

Setelah data pribadi berupa tinggi badan, kartu identitas, sertifikat pendapatan, pekerjaan, pendidikan diterima pengguna diwajibkan melakukan wawancara dengan operator aplikasi. Pada sesi wawancara tersebut pengguna diminta menandatangani perjanjian bahwa mereka berkomitmen mencari pasangan untuk menikah.

"Jika ada banyak orang yang tertarik untuk menikah namun tidak dapat menemukan pasangan, kami akan memberikan dukungan," ujar seorang pejabat Tokyo, menurut The Asahi Shimbun.

Pemerintah Tokyo berharap aplikasi perjodohan resmi dari pemerintah ini bisa mendorong orang-orang yang enggan menggunakan aplikasi kencan umum.

Baca Juga:
Posting Komentar
Tutup Iklan