Breaking News
---

Pencairan KIP Kuliah 'On-Going' Terpaksa Dilakukan Manual

Sekjen Kemendikbudristek Suharti mengaku, proses pemulihan, pengajuan, dan pencairan penerima KIP Kuliah on-going terpaksa dilakukan secara manual. Hal tersebu dikarenakan, Pusat Data Nasional Sementara 2 (PDNS2) terserang virus ransomware.

Pencairan KIP Kuliah 'On-Going' Terpaksa Dilakukan Manual

"KIP Kuliah juga berdampak kepada data 16.316 mahasiswa penerima KIP Kuliah on-going. Selama proses pemulihan, pengajuan dan pencairan untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah on-going dilakukan secara manual," kata  Suharti dalam keterangan persnya, di Jakarta, dikutip Senin (1/7/2024).

Bagi kampus pengelola KIP Kuliah, Suharti meminta, dilakukannya identifikasi dan verifikasi pada mahasiswa penerima KIP Kuliah on-going. Terutama, kepada mahasiswa yang belum menerima KIP Kuliah pada semester genap 2023/2034.

"Pengelola juga harus berkoordinasi dengan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbud Ristek. Untuk proses pencairan," ucap Suharti.

Kemudian, Suharti menjanjikan, semua proses pencairan KIP Kuliah untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah on-going semester genap 2023/2024. Hal itu, diprediksi selesai sesuai jadwal dan tanpa keterlambatan pada bulan Agustus 2024.

"Bagi yang belum pernah melakukan pendaftaran KIP Kuliah 2024, pendaftaran KIP Kuliah 2024 akan dibuka kembali. Mulai tanggal 29 Juli 2024 sampai dengan 31 Oktober 2024," ujarnya.​(*)

Baca Juga:
Posting Komentar
Tutup Iklan