Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Sudah Sikat Gigi Tapi Mulut Masih Bau? Mengapa?

 Apakah anda termasuk dari sekian banyak orang, yang mengeluh ketika sudah sikat gigi tetapi mulut masih mengeluarkan bau tak sedap? Kalau iya jawabannya, tenang anda tidak sendirian. Mengapa demikian? Ya karena kondisi ini banyak juga yang mengalaminya. Jadi anda tidak perlu khawatir ya. Lalu apa yang harus dilakukan, saat kita sudah sikat gigi tetapi mulut masih bau? Hal bijak yang harus dilakukan adalah mencari tau penyebabnya tentu saja.

Sudah Sikat Gigi Tapi Mulut Masih Bau? Mengapa?

Dilansir dari laman hellosehat.com, Bau mulut atau halitosis biasanya muncul ketika Anda tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan baik. Namun, tidak sedikit juga yang mengeluh sudah sikat gigi tapi masih bau mulut. Kira-kira, apa penyebab bau mulut tidak bisa hilang? Banyak faktor  biasanya yang bisa menjadi penyebab terjadinya bau mulut meskipun sudahatau bahkan rajin sikat gigi. Kondisi ini terjadi bisa jadi karena pola hidup tidak sehat sehingga terjadi infeksi tertentu dalam mulut.

Mengutip dari laman detiksumsel.com, Bau mulut biasa juga disebabkan karena seseorang yang mengkonsumsi makanan yang menimbulkan bau menyengat, namun ahli THT di New Jersey Jason Abramowitz mengatakan hal tersebut jga dapat terjadi lantaran adanya tanda kondisi lain yang mendasarinya. Nah berikut ini, beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinya bau pada mulut meskipun Anda sudah sikat gigi dari berbgai sumber.

1.    Pilek atau infeksi

Ditulis laman Well and Good, jika anda menderita pilek atau infeksi saluran pernapasan atas, saat itulah kemungkinan besar bau mulut berasal dari tenggorokan Anda. Bahkan bau mulut akibat radang tenggorokan pun mungkin terjadi. Itu semua berkat lendir, yang dihasilkan tubuh Anda dalam jumlah besar saat Anda sakit sebagai upaya untuk menghilangkan virus atau bakteri apa pun, kata Dr. Abramowitz. Lendir ini biasanya bercampur dengan beberapa bakteri normal di tenggorokan, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap, begitu juga dengan lendir di hidung. Nafas anda bisa kembali segar dengan sendirinya saat merasa lebih baik dan lendir berkurang. Anda bisa menggunakan larutan garam untuk membersihkan lendir dan kotoran di hidung.

2.    Alergi

Sama saat anda sedang pilek, alergi bisa menyebabkan banyak lendir di tenggorokan, hidung tersumbat dan mulut kering karena bernapas melalui mulut. Dr. Ambramowitz menyarankan untuk mencuci hidung sama seperti saat pilek dan minum lebih banyak cairan untuk mengencerkan lendir dan bernapas lebih mudah.

3.    Mulut kering (xerostomia)

Air liur atau saliva punya peranan penting untuk menjaga kesehatan gigi, mulut, dan napas Anda. Bahkan, jumlah air liur yang sedikit dalam mulut bisa menimbulkan bau tidak sedap. Saat mulut tidak menghasilkan cukup air liur, sisa makanan dan bakteri akan bersarang dalam mulut. Penumpukan keduanya inilah yang kemudian menjadi penyebab bau mulut.

4.    Refluks asam

Serangan asam lambung yang terjadi sesekali, atau versi yang lebih kronis, yang disebut GERD (gastroesophageal reflux disease), pasti dapat membuat napas Anda bau. Refluks asam terjadi ketika asam lambung dan makanan yang dicerna sebagian kembali naik ke tenggorokan, yang dapat menyebabkan rasa atau bau tidak enak di mulut Anda, menurut Mayo Clinic. Mengobati penyakit asam lambung akan membantu mengatasi bau mulut dari tenggorokan Anda. Caranya dengan menghindari makanan pemicu (seperti gorengan atau makanan pedas), tidak makan larut malam, dan tidur dengan posisi kepala lebih tinggi. Dan jika Anda ingin menetralisir bau dengan cepat, Anda bisa mencoba permen karet bebas gula, permen (untuk sakit tenggorokan), atau bahkan obat kumur khusus untuk bau mulut.

5.    Kebiasaan merokok

Menurut studi dalam Hong Kong Medical Journal, merokok merupakan penyebab bau mulut yang paling umum. Kebiasaan ini dapat menurunkan produksi air liur dalam mulut. Akibatnya, mulut pun jadi terasa kering. Ketika mulut kering, akan ada semakin banyak bakteri yang tumbuh subur di dalamnya. Selain itu, tembakau dari rokok juga meningkatkan risiko penyakit gusi. Kombinasi mulut kering dan penyakit gusi inilah yang menjadi penyebab bau mulut tidak bisa hilang.

6.    Banyak bakteri tumbuh di mulut akibat sisa makanan

Bau mulut yang tak kunjung hilang bisa disebabkan oleh bakteri penghasil bau yang tumbuh subur di dalam mulut.  Mengutip Kids Health,  kondisi ini terjadi akibat Anda tidak menyikat dan membersihkan gigi secara teratur, sehingga bakteri menumpuk pada sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut dan di antara gigi.  Pada akhirnya, senyawa belerang yang dikeluarkan oleh bakteri ini membuat napas Anda berbau. Kendati demikian, Anda tidak perlu khawatir karena bau mulut dapat dicegah, salah satunya menggunakan obat kumur dengan teknologi CPC. Teknologi CPC (Cetylpyridinium Chloride) bantu kuatkan daya tahan gigi dan mulut, serta melawan bakteri yang menyebabkan plak, radang gusi, dan bau mulut. Gunakan pula mouthwash dengan fluoride, sehingga Anda beserta keluarga dapat menjaga gigi kuat dan gusi yang sehat. Dengan formula yang unik, lembut dan bebas alkohol, dapat memberikan nafas segar dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Untuk memperoleh perlindungan yang optimal, jangan lupa berkumur dengan mouthwash dua kali sehari.

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Tetap Jaga selalu kesehatan Anda!

(Sumber: hellosehat.com, detiksumsel.com)


Hide Ads Show Ads