BI Resmi Luncurkan QRIS Tap
Bank Indonesia (BI) resmi perkenalkan QRIS Tap yang berbasis “Near Field Communication” (NFC). Teknologi yang memungkinkan transaksi lebih cepat, hanya butuh waktu 0,3 detik, dibandingkan dengan uang elektronik berbasis chip yang membutuhkan 4-5 detik. Cara pakai QRIS Tap cukup dengan menempelkan ponsel ke NFC Reader. Saat ini, fitur ini hanya tersedia untuk ponsel berbasis Android, sementara iOS masih dalam tahap penjajakan.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan layanan ini diluncurkan sebagai inovasi untuk semakin mempermudah pembayaran digital.
“Ini adalah kolaborasi yang sangat kuat antara Bank Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Perhubungan, kemudian Asosiasi Sistem Pembayaran, dengan Bank DKI dan juga dari transportasi,” kata Perry.
Perry saat dijumpai di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat, mengatakan, QRIS Tap hadir untuk menghadirkan cara baru bertransaksi secara digital yang lebih cepat, praktis dan aman. Untuk implementasinya, lanjut Perry, akan dilakukan secara bertahap untuk sektor transportasi, retail, UMKM, pendidikan, kesehatan, parkir, dan sektor lainnya yang jumlahnya lebih dari 2.300 "merchant".
Pada tahap awal percobaan, QRIS Tap sudah mulai bisa digunakan di MRT Jakarta, TransJakarta, Damri, dan Trans Sarbagita Bali, serta diperluas ke berbagai moda transportasi lainnya pada Juni dan September 2025. Selain transportasi umum, QRIS Tap juga diterapkan di ritel, rumah sakit, UMKM, dan tempat parkir. Sebanyak 15 penyedia jasa pembayaran (PJP) seperti BRI, BCA, Mandiri, GoPay, dan ShopeePay telah siap mendukung layanan ini. BI berharap QRIS Tap dapat mempercepat transaksi dan mengurangi antrean di berbagai layanan publik.
(Sumber: AntaraNews)
