Ketua MUI Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Aksi Rusuh
Karawang: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar angkat suara terkait maraknya aksi unjuk rasa yang menelan korban jiwa seorang pengemudi ojek online. Ia juga menyoroti demonstrasi susulan yang berujung pada perusakan sejumlah fasilitas umum, termasuk markas polisi.(30/8/25).
Anwar mengingatkan masyarakat untuk tetap menahan diri dan tidak mudah terhasut isu provokatif yang berpotensi memecah persatuan bangsa.
"Mari kita jaga diri, jangan mudah terprovokasi. Kita harus tetap menjaga persatuan dan tidak terjebak dalam isu yang bisa memecah belah bangsa,"kata Anwar dalam keterangan tertulis, Sabtu, 30 Agustus 2025.
Menurutnya, isu-isu nasional seperti polemik gaji DPR, tuntutan upah buruh, dan persoalan lainnya sebaiknya diselesaikan melalui dialog yang menyejukkan, bukan dengan aksi anarkis yang justru menimbulkan kerugian bahkan korban jiwa.
Ia menegaskan bahwa suasana kondusif sangat dibutuhkan agar pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat dapat berjalan dengan baik. Karena itu, MUI mengajak seluruh elemen bangsa menjaga kedamaian dan persaudaraan.
"Perbedaan pendapat itu hal yang wajar, tapi jangan sampai mengorbankan nyawa atau merusak persaudaraan kita sebagai bangsa," tegasnya.(*)


