Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

DPR Akan Panggil Aplikator Bahas Asuransi Ganda Ojol

Jakarta: Komisi V DPR RI berencana memanggil perusahaan aplikator ojek online (ojol) terkait persoalan asuransi ganda. Rencana pemanggilan dijadwalkan akhir September, menyusul aduan pengemudi yang mengaku terbebani banyak potongan.(11/9/25).
DPR Akan Panggil Aplikator Bahas Asuransi Ganda Ojol

Perihal ini, Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR, Adian Napitupulu mengungkapkan, keresahan pengemudi dalam audiensi di Jakarta, Rabu (10/9/2025). Ia menegaskan,  pengemudi ojol membayar berlapis asuransi meski penghasilan mereka terbatas.

Menurutnya, pengemudi harus menanggung asuransi saat membuat SIM dan STNK. Selain itu, terdapat potongan 15+5 persen dari aplikator, termasuk asuransi di dalamnya.

Adian juga menemukan struk perjalanan menunjukkan adanya biaya tambahan berupa asuransi lain. Kondisi ini dinilai tidak wajar, apalagi di tengah tekanan ekonomi sehari-hari.

“Jadi mereka ini di tengah kesulitan hidupnya bayar empat asuransi,” ujar anggota Komisi V DPR itu. Ia menilai pemerintah perlu segera mengevaluasi agar pengemudi tidak semakin terbebani.

Adian mengingatkan, meski membayar berlapis, pengemudi tetap tidak bisa mengajukan klaim ganda. Hal tersebut memperlihatkan ketidakadilan sistem yang merugikan pekerja lapangan.

Karena itu, ia menekankan, negara harus hadir melindungi pengemudi ojol dari praktik pungutan berlebihan. Perusahaan aplikator pun diminta tidak mencari keuntungan berlipat dari situasi sulit pengemudi.

“Komisi V DPR akan memanggil pihak aplikator akhir September untuk mencari solusi,” kata Adian. Ia berharap jadwal pemanggilan tidak berubah, sehingga permasalahan segera mendapat kejelasan.(*)

Hide Ads Show Ads