Tasikmalaya : Antisipasi dampak unjuk rasa, sejumlah sekolah di Kota Tasikmalaya melaksanakan pembelajaran daring. Hal ini dilaksanakan, atas dasar pertimbangan keamanan siswa.(2/9/25).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Rojab Riswan mengatakan, pembelajaran daring dilaksanakan tidak di semua sekolah. Namun hanya beberapa sekolah yang dekat dengan DPRD.
“Itu pun atas aspirasi sekolah, karena waktu unjuk rasa sebelumnya, sekolah- sekolah ini berada di jalur yang dilalui pengunjuk rasa,” katanya, Senin (1/9/2024).
Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk menjaga keamanan anak didik. Termasuk kondisi psikologinya. “Cuma satu hari. Hari ini saja agar anak- anak tidak trauma,” ujarnya.
Sementara itu meskipun dilaksanakan secara daring, Ia berharap siswa tetap dapat belajar dengan baik.
“Mudah- mudahan tetap dapat belajar dengan baik. Hari ini ada beberapa sekolah ya, diantaranya SDN Kudang Uyan, SDN Panyingkiran, termasuk SD Baiturrohman, yang lain tidak,” ucapnya.
Sedangkan tidak hanya sekolah yang melaksanakan pembelajaran daring. Sejumlah tempat les siswa juga melakukan pembelajarannya secara daring. “Iya tadi kata gurunya bilang daring,” kata Selly (38) salah seorang orang tua siswa Kumon.
Sementara itu aksi unjuk rasa di Kota Tasikmalaya masih terjadi pada senin siang. Massa aksi kembali menggeruduk Mapolresta Tasikmalaya.(*)

